Awal puasa atau Ramadan 2015 ini diprediksi berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Pakar Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaludin berikan penjelasan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menurut Thomas, posisi Bulan saat magrib nanti di Banda Aceh berada di ketinggian 4,5 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Sementara di Surabaya, ketinggian Bulan 3,7 derajat dan elongasi 5,8 derajat.
Posisi itu sedikit melebihi kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat untuk menentukan awal bulan Hijriah.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini