Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Aurus Senat Rusia Coba Rebut Pasar Mobil Mewah Barat

Desainer Aurus Senat mengatakan konsumen mobil mewah bosan dengan Rolls-Royce, Mercedes, dan Maybachs.

3 September 2020 | 18.04 WIB

Mobil Presiden Putin Aurus Senat mirip desain Rolls-Royce. Sumber: carscoops.com
Perbesar
Mobil Presiden Putin Aurus Senat mirip desain Rolls-Royce. Sumber: carscoops.com

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam presentasi mewah di pameran otomotif Moskow, Menteri Perdagangan Rusia Denis Manturov mengungkap dua model dari merek "Aurus" baru, yakni mobil mewah limusin Aurus Senat dan sedan Senat.

Produsen mobil Rusia milik negara baru saja meluncurkan pada akhir Agustus laiu sebuah kendaraan mewah yang diharapkan akan memikat orang super kaya domestik dari merek-merek seperti Rolls-Royce.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada pelantikannya untuk masa jabatan ke-4 pada Mei menuju Kremlin dengan limusin Aurus hitam kotak dengan grill depan besar.

Ini menandai kembalinya praktik pemimpin era Soviet yang mengendarai mobil seremonial buatan dalam negeri. Pada tahun-tahun sebelumnya, Putin memilih Mercedes.

Pengunjung melihat interior mobil limosin Aurus Senat yang pernah digunakan Presiden Vladimir Putin. Mobil ini dipamerkan dalam acara Moscow International Auto Salon 2018, Moskow, Rusia, 29 Agustus 2018. Pada interiornya, Aurus Senat memadukan tradisi dan inovasi secara berimbang dengan paduan bahan-bahan berkualitas. REUTERS/Maxim Shemetov

Seperti dikutip hindustantimes.com pada 30 Agustus lalu, desain baru Aurus dipengaruhi oleh mobil era Soviet yang diproduksi hanya untuk pejabat tinggi, menurut pembuat mobil itu. Kremlin puin telah menerima sejumlah kendaraan.

Kepala desainer Aurus, Vadim Pereverzev, mengatakan kepada AFP bahwa riset pasar di antara orang Rusia menunjukkan ada permintaan untuk produk berkualitas berteknologi tinggi buatan dalam negeri, khususnya mobil mewah dengan kelas seperti Aurus Senat.

Konsumen mobil mewah dinilainya bosan dengan Rolls-Royce, Mercedes, dan Maybachs.

Pereverzev yang pernah bekerja dengan produsen mobil merek Italia, termasuk Fiat.

Peluncuran Aurus Senat dilakukan beberapa hari setelah pembuat senjata ternama, Mikhail Kalashnikov, mengejutkan para pengamat dengan menghadirkan mobil listrik baru dengan desain biru bubuk retro.

Pereverzev mengakui pengaruh desain untuk Limusin Aurus termasuk dari model mobil untuk diktator Soviet Joseph Stalin, ZIS, yang juga menampilkan gril krom besar.

"Menurut saya, era itulah yang menginspirasi para desainer kami, ra pencapaian besar negara kami ketika mobil seperti ZIS muncul," ujar Pereverzev.

Mobil-mobil tersebut dikembangkan oleh perusahaan negara bernama NAMI, pemilik saham pengendali merek Aurus, yang bekerjasama dengan grup otomotif Rusia, Sollers.

Pendanaan negara Rusia untuk proyek Aurus mencapai sekitar 12 miliar rubel (176 juta dolar AS). Menurut Menteri Perdagangan Manturov, ada juga investor dari Uni Emirat Arab, Tawazun, yang menginvestasikan 110 juta euro untuk produksi mobil mewah Aurus Senat.

Aurus diharapkan menarik pelanggan kaya Rusia dan internasional yang saat ini memilih model buatan Barat.

“Kami tidak akan menjual kendaraan ini hanya di Rusia, kami akan menjualnya ke luar negeri,” kata CEO brand Aurus, Franz Gerhard Hilgert, dalam presentasinya.

Harga model ini, "Akan berada di antara Mercedes dan Rolls-Royce", kata Hilgert, yang dulu perwakilan Daimler Chrysler di Rusia.

HINDUSTANTIMES.COM

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus