Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai distributor resmi Welmeister di Indonesia, PT WM Motor Asia Pacific (WMAP) telah menyiapkan sejumlah rencana untuk memasarkan mobil listrik asal Cina ini.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Director & CEO PT WM Asia Pacific (WMAP) Yedi Yunadi Sondy mengatakan bahwa dalam perencanaan awal, WMAP akan berfokus ada ekspor mobil listrik Welmeister dengan konfigurasi setir kiri ke pasar Asia Pasifik.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Semisal pasar kendaraan di Asia Pasifik ada 4 juta unit, maka pasar setir kiri hanya sekitar 10 persennya atau sekitar 400 ribuan unit saja," kata Yedi, sebagaimana dikutip dari NMAA hari ini, Selasa, 31 Agustus 2021.
Rencana awal ini disebut sebagai penetrasi awal WMAP untuk masuk ke beberapa negara seperti Myanmar, Kamboja, Vietnam, Laos, hingga Filipina. Kemudian juga ada beberapa negara kepulauan Pasifik seperti Kaledonia Baru, Polinesia, dan lainnya.Pabrikan mobil listrik asal Cina, Weltmeister Motor (WM Motor) dikabarkan akan hadir di pasar otomotif Indonesia. WM Motor akan bersaing di pasar EV Tanah Air dengan sejumlah produk andalannya seperti EX5-Z, EX6-Plus, dan W6. wm.motor.com
"Negara-negara kecil ini sesuai dengan segmen kendaraa listrik sebagai first car buyer. Jalan-jalan di negara tersebut jaraknya pendek, sehingga sesuai dengan jarak tempuh mobil listrik," jelas Yedi yang juga Chief Executive Officer HASCAR International Motor.
Setelah skema distributor Asia Pasifik ini berjalan, Yedi akan mengembangkan produk Welmeister untuk pasar dalam negeri. Pengembangan mobil listrik ini akan disesuaikan modelnya, termasuk penggunaan konfigurasi setir kanan.
Dalam rencana tahap awal ini, WMAP semacam menjalankan skema trading company yang akan menyalurkan mobil WM Motor dengan setir kiri dari Cina ke beberapa negara yang menggunakan setir kiri juga. Apabila sudah berjalan, WMAP berencana untuk melokalisasi produk Welmeister di Tanah Air.
Dalam lokalisasi mobil listrik Weltmeister, WM Asia Pasific menggunakan skema ASEAN Free Trade yang akan diikuti free trade dengan negara lain non-ASEAN seperti Jepang, India, Korea, dan lainnya. Skema ini berjalan sesuai dengan kerja sama dengan masing-masing negara, yang di mana Indonesia sudah menjalin kerja sama tersebut.
Baca juga: Rapor Penjualan Mobil Listrik Weltmeister di Cina