Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Oatmeal adalah salah satu makanan sarapan paling sehat. Makanan kaya serat dan nutrisi lainnya ini terbukti mendukung umur panjang. Namun, meskipun oatmeal penuh dengan banyak manfaat kesehatan, makan terlalu banyak juga dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dilansir dari Eat This, Dokter dan ahli diet mengungkap apa yang terjadi pada tubuh ketika makan terlalu banyak oatmeal.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
1. Asupan gula meningkat
Dokter Gan Eng Cern mengatakan, banyak orang yang ingin oatmealnya manis agar tidak membosankan. "Mereka menambahkan gula, keripik cokelat, dan makanan manis lainnya yang pada akhirnya menurunkan nilai gizi oatmeal secara keseluruhan karena penambahan ini menambah kalori, lemak, gula, dan karbohidrat ekstra."
2. Membatasi varian nutrisi
Meskipun sarapan oatmeal setiap hari dapat memberi energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk memulai hari, makan ini setiap hari membatasi variasi makanan sehat lainnya.
3. Risiko malnutrisi dan kehilangan massa otot
Oatmeal memang membantu menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan, tapi terlalu banyak oatmeal dapat menyebabkan malnutrisi dan pelepasan massa otot.
"Ini karena oatmeal membuat kenyang lebih lama, sehingga Anda sering kehilangan kemampuan tubuh untuk memberi isyarat agar makan lebih banyak sepanjang hari. Tidak makan makanan lain selain oatmeal juga dapat mengganggu fungsi kognitif dan mengurangi kewaspadaan dan ketajaman Anda,” ujar Eng Cern.
4. Menyebabkan kembung
Karena kandungan serat dalam oatmeal, proses pencernaan dapat menyebabkan seseorang merasa kembung, terutama ketika tidak terbiasa makan oatmeal secara teratur.
"Jika Anda baru mengenal gandum, hal itu dapat menyebabkan kembung, jadi sebaiknya mulai dengan porsi kecil," kata Lisa Young, pakar nutrisi yang juga penulis Finally Full, Finally Slim.
Pakar nutrisi lainnya, Shannon Henry, mengatakan biji-bijian utuh seperti gandum dan oat mengandung serat, glukosa, dan pati yang tinggi. “Semuanya dikonsumsi oleh bakteri di usus atau usus besar yang menyebabkan gas dan kembung pada beberapa orang. Untuk mengurangi efek samping, mulailah dengan jumlah kecil dan tingkatkan secara bertahap ke jumlah yang diinginkan," ujar dia.
5. Penambahan berat badan
"Makan oatmeal dalam porsi jumbo dapat menyebabkan penambahan berat badan," kata Young. "Dan perhatikan toppingnya. Satu atau dua sendok makan kenari tumbuk atau biji rami memang enak, tapi terlalu banyak mentega atau gula tidak bagus."