Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Berita Tempo Plus

Cara Jokowi Meredam Hak Angket DPR tentang Kecurangan Pemilu

Presiden Jokowi berupaya mencegah hak angket kecurangan pemilu bergulir di DPR. Ikut cawe-cawe membentuk kabinet Prabowo-Gibran.

25 Februari 2024 | 00.00 WIB

Ilustrasi: Tempo/Munzir Fadly
Perbesar
Ilustrasi: Tempo/Munzir Fadly

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

PANGGILAN telepon dari protokoler kepresidenan membuat Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bergegas menaiki helikopter pribadinya. Pada Ahad sore, 18 Februari 2024, itu, pejabat di seberang telepon mengabarkan Presiden Joko Widodo ingin menemuinya. Hari-hari itu muncul rencana penggunaan hak angket kecurangan Pemilu atau Pemilihan Umum 2024 di Dewan Perwakilan Rakyat. NasDem salah satu partai yang mendukung hak penyelidikan DPR itu.

Kegiatan Surya bersantai bersama sejumlah politikus NasDem di pulau pribadinya, Kaliage, Kepulauan Seribu, Jakarta, pun berakhir. Helikopter membawanya ke landasan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, sekitar pukul 17.30. Menaiki mobil Lexus hitam, Surya melaju ke Istana Negara. Di ruang tamu presiden, Jokowi sudah menunggunya.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Erwan Hermawan, Egi Adyatama, Han Revanda Putra, Danie A. Fajri, Amelia Rahima Sari, dan Sultan Abdurrahman dari Purworejo berkontribusi dalam penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Presiden tanpa Masa Pensiun"

Francisca Christy Rosana

Lulus dari Universitas Gadjah Mada jurusan Sastra Indonesia pada 2014, ia bergabung dengan Tempo pada 2015. Kini meliput isu politik untuk desk Nasional dan salah satu host siniar Bocor Alus Politik di YouTube Tempodotco. Ia meliput kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke beberapa negara, termasuk Indonesia, pada 2024 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus