Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Kebakaran di Permukiman Padat Kemayoran, Warga Terdampak Terima Bantuan dari Partai Politik

Warga terdampak kebakaran di kawasan permukiman padat Kemayoran, Jakarta Pusat menerima bantuan dari partai politik. Ada PSI dan PDIP.

1 Oktober 2023 | 07.54 WIB

Warga terdampak kebakaran di Jalan Kebon Kosong Gang 3 RT.010 RW.11 Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat dievakuasi ke Gedung Karang Taruna Kebon Kosong, Sabtu, 30 September 2023. TEMPO/Novali Panji
Perbesar
Warga terdampak kebakaran di Jalan Kebon Kosong Gang 3 RT.010 RW.11 Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat dievakuasi ke Gedung Karang Taruna Kebon Kosong, Sabtu, 30 September 2023. TEMPO/Novali Panji

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Warga terdampak kebakaran di Jalan Kebon Kosong Gang 3, RT 010/RW 11, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat mendapatkan bantuan dari sejumlah pihak. Ketua RW 11 Kelurahan Kebon Kosong Latif menyebut bantuan itu salah satunya datang dari partai politik.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Ada (bantuan) dari partai, PSI dan PDIP. Bentuknya pakaian dan makanan," ucap Latif saat ditemui, Sabtu, 30 September 2023. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Kebon Kosong Gang 3 pada lusa lalu. Sebanyak 126 jiwa dari 59 kepala keluarga (KK) terdampak insiden ini. Ratusan orang kehilangan tempat tinggalnya.

Menurut Latif, warga terdampak mengungsi di posko Gedung Karang Taruna Kebon Kosong, Kemayoran. Data sementara per 30 September menunjukkan setidaknya ada 20 balita, 11 anak dan remaja, 21 lanjut usia, serta dua ibu hamil di tempat pengungsian tersebut.

Selain partai politik, lanjut ia, berbagai instansi lainnya juga mengirimkan bantuan, seperti pemerintah daerah, Dinas Sosial, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Ketua RT 010 Kelurahan Kebon Kosong Bahrudin menuturkan warga diminta tinggal di posko sementara untuk pendataan. Ia berujar bisa jadi para pengungsi bakal pindah tempat, semisal rumah saudara. Jika tidak, maka mereka dapat membangun tenda di lokasi kebakaran.

Bahrudin mengatakan, seluruh warganya bakal dikumpulkan setelah polisi selesai mencari tahu penyebab kebakaran di kawasan hunian padat Kemayoran ini. "Karena semuanya masih dugaan, mau kumpulkan warga biar jujur. Siapa penyebabnya, harus ngaku," kata Bahrudin.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus