Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Menyantap Makanan Bersantan saat Lebaran Aman, Asal...

Tak usah khawatir menyantap makanan bersantan saat Lebaran. Sejauh segalanya masih dalam kontrol aman-aman saja.

2 Juni 2018 | 18.01 WIB

ilustrasi hidangan lebaran (ayam) (Pixabay.com)
Perbesar
ilustrasi hidangan lebaran (ayam) (Pixabay.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Momen Lebaran menjadi saat berkumpul dengan keluarga dengan menikmati hidangan yang disediakan. Pada saat ini akan ada banyak jenis makanan, termasuk yang berbahan santan seperti opor dan rendang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Namun, banyak yang mempertanyakan apakah mengkonsumsi makanan yang terbuat dari santan itu aman atau tidak, khususnya untuk kesehatan. Health Coach dan Co Founder Pure Foods Company, Gwen Winarno, menjelaskan konsumsi makanan yang terbuat dari bahan dasar santan saat momen Lebaran nanti.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Santan sebenarnya oke, itu juga masuk dalam healthy food. It’s a good fat sebenarnya,” ungkap Gwen.

Gwen melanjutkan yang menjadi masalah saat hari Lebaran bukan soal makanan tersebut terbuat dari bahan apa. Justru yang perlu diperhatikan dan kadang terabaikan ialah pola makan kita yang cenderung tidak terkontrol saat Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, selain santan, banyak makanan lain yang tersedia, mulai dari yang manis seperti kue dan masih banyak jenis makanan lain yang menggugah selera.

So, I thik its so many food combining gitu yah. Jadi, jangan kita makan santan, terus kita makan lagi yang ini dan itu. Pertama sih dia akan enak di pencernaan, jadi enggak nyaman gitu. Belum juga akan berdampak pada kesehatan kita,” jelas Gwen

Untuk mengatasi gejala sakit perut saat Lebaran menurut Gwen bisa diantisipasi dengan mengontrol pola makan. Selain itu, usahakan tidak mengonsumsi semua makanan yang ada dengan berturut-turut dalam jangka waktu yang singkat.

“Oke, kita mau makan santan dan lain-lain. Tapi, si manis-manisnya jangan terlalu,” imbuhnya.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus