Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Momen Lebaran menjadi saat berkumpul dengan keluarga dengan menikmati hidangan yang disediakan. Pada saat ini akan ada banyak jenis makanan, termasuk yang berbahan santan seperti opor dan rendang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Namun, banyak yang mempertanyakan apakah mengkonsumsi makanan yang terbuat dari santan itu aman atau tidak, khususnya untuk kesehatan. Health Coach dan Co Founder Pure Foods Company, Gwen Winarno, menjelaskan konsumsi makanan yang terbuat dari bahan dasar santan saat momen Lebaran nanti.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Santan sebenarnya oke, itu juga masuk dalam healthy food. It’s a good fat sebenarnya,” ungkap Gwen.
Artikel lain:
Kiat Agar Tak Cepat Lapar, Pilih 9 Makanan Berikut
Makanan Menyatukan Priyanka Chopra dan Meghan Markle
Menu Buka Puasa dengan 5 Makanan Khas Indonesia
Gwen melanjutkan yang menjadi masalah saat hari Lebaran bukan soal makanan tersebut terbuat dari bahan apa. Justru yang perlu diperhatikan dan kadang terabaikan ialah pola makan kita yang cenderung tidak terkontrol saat Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, selain santan, banyak makanan lain yang tersedia, mulai dari yang manis seperti kue dan masih banyak jenis makanan lain yang menggugah selera.
“So, I thik it’s so many food combining gitu yah. Jadi, jangan kita makan santan, terus kita makan lagi yang ini dan itu. Pertama sih dia akan enak di pencernaan, jadi enggak nyaman gitu. Belum juga akan berdampak pada kesehatan kita,” jelas Gwen
Untuk mengatasi gejala sakit perut saat Lebaran menurut Gwen bisa diantisipasi dengan mengontrol pola makan. Selain itu, usahakan tidak mengonsumsi semua makanan yang ada dengan berturut-turut dalam jangka waktu yang singkat.
“Oke, kita mau makan santan dan lain-lain. Tapi, si manis-manisnya jangan terlalu,” imbuhnya.