Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Rambut gondrong sebahu dan berkumis. Hanya itu informasi yang ada. Padahal lelaki ini menjadi saksi kunci kematian Munir Said Thalib, aktivis hak asasi manusia yang diracun saat terbang menuju Belanda dari Jakarta. Keterangan saksi menyebutkan pria berbadan tinggi ini berbincang dengan Munir dan Pollycarpus Budihari Priyanto di The Coffee Bean & Tea Leaf, Nexus Lounge, Bandar Udara Changi, Singapura, pada dinihari 7 September 2004. Saksi juga menyebutkan bahwa mereka makan sesuatu.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo