Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Horst Liebner adalah ahli maritim asal Jerman yang telah lebih dari tiga dasawarsa menetap di Sulawesi.
Menghabiskan hidupnya mempelajari budaya maritim Austronesia, khususnya di Sulawesi.
Horst Liebner memperjuangkan wujud warisan tak benda yang diakui UNESCO berupa perahu pinisi palari, kapal tradisional tanpa mesin.
“MEREKA meminta saya mengajar, tapi tidak ada yang urus perahu. Jadi saya urus perahu dulu,” ujar Horst Liebner. Ada nada kesal terselip dalam ucapan ahli maritim asal Jerman ini. Hampir dua bulan lalu, ia bersama pegiat muda budaya di Sulawesi melontarkan ultimatum akan membakar perahu itu karena minimnya perhatian terhadap kapal tradisional ini. Ancaman tersebut cukup ampuh menarik perhatian publik, hingga akhirnya pinisi palari itu kembali mengembangkan layarnya mengarungi Selat Makassar beberapa pekan ini.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Didit Harijadi dari Bulukumba berkontribusi pada penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Daeng Kulle dari Jerman"