Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Arsip

Sopir Transjakarta Disebut Sudah Hilang Kesadaran Sebelum Tabrak 3 Mobil

Sopir Transjakarta berinisial RS menabrak tiga mobil di Tol Jagorawi pada Jumat malam dan tewas di TKP

24 April 2022 | 09.56 WIB

Bus TransJakarta milik operator PPD yang mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi, Jakarta, Jumat, 22 April 2022. Foto: ANTARA/HO-PPD
Perbesar
Bus TransJakarta milik operator PPD yang mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi, Jakarta, Jumat, 22 April 2022. Foto: ANTARA/HO-PPD

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Pande Putu Yasa mengatakan sopir Transjakarta yang wafat dalam kecelakaan di Tol Jagorawi Jumat malam kemarin sudah hilang kesadaran sebelum menabrak tiga mobil.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Setiba di Jalan Tol Jagorawi Km 02.400 arah TMII, pengemudi Bus TransJakarta Perum PPD berinisial RS telah kehilangan kesadaran sehingga kehilangan kontrol atas bus yang dikendarainya," kata Pande Putu Yasa, Sabtu, 23 April 2022 dikutip dari Antara.

Pande Putu Yasa mengatakan kecelakaan bus TransJakarta milik PPD dengan nomor bodi 622 itu terjadi setelah selesai memberikan pelayanan dan tengah dalam perjalanan mengisi bahan bakar sekitar pukul 21.45 WIB.

Setelah kejadian, kata Pande, pihaknya langsung mengerahkan Petugas Lapangan Perum PPD, dibantu dari PT. Transportasi Jakarta, Kepolisian Polda Metro Jaya ke lokasi kejadian.

"Telah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis PT. Jasa Marga yang melaporkan bahwa Pramudi RS dinyatakan meninggal dunia di tempat dan tidak ada korban lainnya hanya kerugian materiil atas kerusakan berat kendaraan," ujar Pande.

Dia mengatakan pihaknya akan fokus dan berkomitmen penuh dalam penanganan peristiwa itu dan melakukan upaya untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas serupa ke depannya. “Perum PPD berkomitmen untuk terus kooperatif untuk penyidikan yang dilakukan oleh berbagai pihak agar tidak lagi ada hal serupa yang terjadi di masa mendatang," tutur Pande.

Pande mengatakan pihaknya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pramudi RS saat menjalankan tugas.

Perum PPD, kata Pande, siap berkoordinasi untuk penyelesaian kewajiban terhadap korban dan berkomitmen akan terus mendorong pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan keamanan.

Selaku operator TransJakarta, Pande mengklaim Perum PPD telah melakukan upaya dalam meminimalkan peristiwa serupa terjadi dengan adanya pengarahan sebelum dan sesudah pelayanan, pengecekan kondisi kendaraan dan jasmani pramudi sebelum beroperasi, serta kewajiban mengikuti pemeriksaan medis secara berkala.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus