Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) resmi masuk dalam proyek strategis nasional atau PSN yang baru. Sementara ini, untuk pengembangan kawasan tersebut PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menargetkan investasi senilai Rp 40 triliun.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Dalam perencanaan total investasi tersebut akan difasilitasi pihak swasta dan tidak ditargetkan menggunakan APBN/APBD,” ujar Sekretaris Perusahaan PANI Christy Grassela di Jakarta, Selasa, 26 Maret 2024.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pemerintah merencanakan pengembangan kawasan PIK 2 dengan luas sekitar 1.755 hektare. Proyek strategis tersebut akan mulai dibangun pada tahun 2024 dan ditargetkan selesai pada 2060.
Kawasan PIK 2 direncanakan akan dikembangkan dengan nama “Tropical Coastland”. Nantinya, wilayah ini akan menghadirkan berbagai destinasi pariwisata baru yang berbasis hijau guna meningkatkan daya tarik wisatawan.
Tak hanya itu, destinasi ini juga digadang-gadang untuk mengakomodasi Kawasan Wisata Mangrove sebagai mekanisme pengamanan pesisir secara alami. Selain itu, kawasan PIK 2 juga akan terhubung dengan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang mulai digarap pada 2023.
Lantas, apa saja daftar proyek pengembangan PSN di PIK 2 yang menargetkan investasi Rp 40 triliun? Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini.
1. Eco-Park
Sekretaris Perusahaan PANI Christy Grassela menjelaskan bahwa PSN di PIK 2 merupakan lanjutan usaha patungan antara Agung Sedayu Group (ASG) dan Salim Group (SG) setelah berhasil mengembangkan Kawasan PIK 1 dan Pulau Reklamasi.
Adapun salah satu proyek pengembangannya adalah pembangunan Eco-Park yang akan diberi nama Taman Bhineka. Taman ini nantinya akan mengusung keragaman religi dan sikap toleransi di Indonesia.
2. Wisata Safari
PIK 2 juga akan mengembangkan wisata safari sebagai destinasi wisata alam yang dapat diakses oleh umum. Oleh karena itu, akan dibangun pula berbagai fasilitas pendukung untuk mempermudah kunjungan wisatawan. Di antaranya adalah hotel, restoran, dan fasilitas lainnya.
3. Lapangan Golf
Untuk sektor olahraga, terdapat proyek pembangunan lapangan golf yang dirancang untuk mampu mengakomodir standar 27 holes. Skala design yang digunakan pun akan bertaraf internasional.
4. Wisata Mangrove
Sebagai destinasi wisata alam yang berbasis pesisir pantai, akan dikembangkan tempat wisata mangrove. Termasuk di dalamnya safari mangrove dan taman rekreasi keluarga, serta kebun binatang berhabitat mangrove.
5. Sirkuit Internasional
PSN di PIK 2 juga akan menyasar pada segmen pecinta otomotif dengan membangun sirkuit internasional. Tak hanya itu, racing berskala nasional dan internasional juga direncanakan sebagai magnet segmen otomotif.
6. Ekowisata
Proyek pengembangan PSN di PIK 2 yang selanjutnya adalah ekowisata. Proyek ini mencakup resort bertemakan pesisir pantai, taman terbuka dan tertutup dengan target segmen wisata ekowisata. Christy mengklaim, pengembangan kawasan ini akan menjadi tonggak baru bagi pembangunan infrastruktur dan fasilitas di PIK 2.
“PIK2 sebagai PSN menjadi tonggak baru bagi pengembang untuk lebih berdampak lebih luas, sehingga bukan hanya membangun infrastruktur dan fasilitas yang diperlukan untuk hunian dan kegiatan komersial,” ucap dia.
Dalam keterangan resminya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan, pengembangan proyek ini didukung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pasalnya, lokasi yang diusulkan sangat strategis karena berdekatan dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kepulauan Seribu dan Kota Tua – Sunda Kelapa.
“Dapat membuka peluang usaha dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di Provinsi Banten dan sekitarnya,” bunyi keterangan resmi yang dikutip Tempo pada Selasa, 26 Maret 2024.
Pembangunan proyek pariwisata dan ekonomi kreatif di PIK 2 ini direncanakan dilakukan secara bertahap. Adapun opening tahap I berupa danau dan tempat ibadah sebagai destinasi Wisata Taman Bhineka paling lambat pada kuartal III 2024. Untuk pengerjaannya, proyek Green Area dan Eco-City PIK 2 diperkirakan dapat menyerap sekitar 6.235 tenaga kerja langsung dan 13.550 tenaga kerja sebagai efek pengganda.
RADEN PUTRI