Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Golden Globes 2020 jadi parade fashion bagi aktris dan penyanyi yang bekerja di balik layar lebar. Mereka tampil dengan gaun mewah, unik, dan proses pembuatan yang rumit.
Salah satunya adalah gaun yang dipakai aktris dan penyanyi Cynthia Erivo. Ia memakai gaun monokrom karya Thorn Browne di Golden Globes 2020 pada Ahad, 5 Januari 2020 atau Senin pagi waktu Indonesia. Pada gelaran ke-77 yang diadakan di The Beverly Hilton, Beverly Hills, Amerika Serikat, Cynthia Erivo juga memikat mata dengan kalung mewah koleksi Bvlgari seharga USD 3 juta atau sekitar Rp 41,5 miliar.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dilansir dari laman Essence, gaun yang dipakai pemeran Suster Mary Clarence dalam tur musikal Sister Act ini memadukan sentuhan tuksedo sarat makna dan gemerlap Hollywood.Cynthia Erivo. Instagram/@jasonbolden
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Desain tuksedo yang kuat secara struktur mengintepretasikan sosok legendaris Harriet Tubman. Tokoh perempuan pendukung abolisi (menghapus perbudakan di Eropa dan Amerika Serikat), kemanusiaan, dan mata-mata selama Perang Saudara Amerika Serikat. Setelah melarikan diri dari penangkapan, ia melakukan tiga puluh misi untuk menyelamatkan lebih dari tiga ratus budak.
"Tuksedo itu adalah ciri khas klasik Thom Browne, sementara payet berlapis, kristal, dan mutiara adalah cara bagi Cynthia untuk menunjukkan sosok Harriet yang bersinar," kata penata gaya Cynthia Erivo, Jason Bolden kepada laman British Vogue.
Gaun off shoulder itu merupakan buatan tangan dengan dilapisi payet, mutiara, dan kristal. Melansir laman WWD, gaun tersebut dibuat selama 800 jam dan 11 orang. Di pinggiran gaun terdapat detail bunga peony seberat 5 pound atau sekitar 2,3 kg. Pemilihan bunga itu mengikuti kesukaan Cynthia Erivo.
Jason Bolden mengisahkan rancangan gaun dimulai selama tiga bulan. Diawali dengan dua sketsa dan tiga kali fitting untuk mendapatkan lekuk gaun yang pas badan dengan aneka hiasan kerlap-kerlip-nya.
"Kamu mendengar cerita-cerita horor dari stylist lain, tapi kami langsung tahu pasti Thom yang pas untuk Globes," ucap Jason Bolden. "Ini seperti momen yang ditunggu seumur hidup, kami semua sangat bersemangat."
Jason menambahkan, "Cynthia tidak memiliki permintaan khusus, ia percaya penuh pada pekerjaan kami. Ia adalah aktris yang paling mendekati sosok model; ia berani mencoba sesuatu. Meskipun berperawakan mungil, ia terlihat tinggi berkat energi yang diberikannya di karpet merah."
Untuk melengkapi tampilan gemerlap, Cynthia Erivo mengenakan set perhiasan mewah di antaranya kalung berlian Bvlgari. Mengutip laman People, kalung dengan liontin safir itu terbuat dari 40 karat batu permata, dikelilingi oleh 56,65 karat berlian dan safir, 136 potongan batu safir, dua berlian marquise, 33 berlian bentuk bundar serta rantai berlian putih.
Ia juga menambahkan kombinasi anting berlian dan earcuff. Di jari-jemari kedua tangannya tampak beberapa cincin berlian dan berhiaskan bebatuan besar.
Jason Bolden membagikan unggahan foto setengah badan Erivo melihat ke arah kanannya di Instagram pada 6 Januari 2020.
Ia menuliskan di keterangan foto, “Hollywood Baru!! Berani, Hitam, dan Cantik. Terima kasih kepada @thombrowneny untuk pekerjaan selama 800 jam dan @bulgariofficial untuk kalung senilai 3 juta dollar."
NURUL FARA