Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Kanye West Alami Gangguan Bipolar, Waspada 4 Gejalanya

Kanye West menderita gangguan bipolar. Intip 4 gejala seseorang mengalami bipolar.

1 Juni 2019 | 06.15 WIB

Ekspresi Kanye West saat berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Amerika, Kamis, 11 Oktober 2018. Kanye West tampak mengenakan topi merah bertulisan slogan yang kerap disebut-sebut Donald Trump, Make America Great Again. REUTERS
Perbesar
Ekspresi Kanye West saat berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Amerika, Kamis, 11 Oktober 2018. Kanye West tampak mengenakan topi merah bertulisan slogan yang kerap disebut-sebut Donald Trump, Make America Great Again. REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kanye West menderita gangguan bipolar. Hal tersebut disampaikannya langsung dalam acara My Next Guest Needs No Introduction with David Letterman. Seperti yang dilansir dari People.com, ia rupanya telah mengidap penyakit tersebut sejak tahun 2016.

Baca : Mengidap Bipolar, Kanye West Pernah Diborgol Agar Keluarga Aman

Situs Health.com mengkategorikan gangguan bipolar dengan suasana hati penderitanya yang dapat berganti secara tiba-tiba. Ini termasuk rasa bahagia dan sedih yang berlebihan. Meski terdengar biasa saja, namun pasien yang tidak segera mendapatkan perawatan khusus bahkan dapat merenggut nyawanya sendiri.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah dan mengobati gangguan bipolar. Sebagai bentuk kewaspadaan, berikut adalah empat gejalanya.

1. Tidak dapat menyelesaikan tugas
Salah satu tanda yang dapat Anda perhatikan adalah ketidakmampuan seseorang dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, merencanakan proyek-proyek besar yang tidak realistis juga dilakukannya. Menurut direktur Pusat Kesehatan Perilaku dan ketua Departemen Psikiatri di Klinik Cleveland, Amerika Serikat, Don Malone, hal ini disebabkan oleh mood yang dengan cepat berganti.

2. Suka menghamburkan uang
Ciri lain yang menggambarkan pasien gangguan bipolar adalah kegemarannya untuk menghamburkan uang. Malone mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga, mereka yakin bahwa uang yang dimilikinya cukup banyak dan dengan mudah dapat membeli apapun yang dilihatnya.

3. Berbicara dengan cepat dan tidak beraturan
Kita mengenal istilah talkative atau cerewet. Meski sama halnya yang dilakukan oleh pasien gangguan bipolar, namun perbedaan yang mencolok dapat dilihat dari bagaimana kalimat yang diucapkan tidak beraturan. Profesor psikiatri dan ilmu perilaku dan psikologi di Fakultas Kedokteran UCLA, Carrie Bearden mengatakan bahwa ini disebabkan oleh kerja otak dan mulut yang mengalami masalah alias tidak sinkron.

Baca: Selain Kanye West, 3 Pesohor ini Juga Alami Gangguan Bipolar

4. Insomnia
Gejala lain yang dapat dikategorikan sebagai gangguan bipolar adalah insomnia. Dalam hal ini, seseorang akan merasa sulit untuk tidur meski sedang lelah sekalipun. Bearden mengatakan bahwa umumnya, saat sedang dalam kondisi seperti ini, mereka bahkan akan lebih berenergi dan produktif. Oleh karena itu, ia selalu merekomendasikan seseorang untuk selalu tidur dalam jadwal yang tepat, yaitu kurang dari jam 12 malam.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | PEOPLE.COM | HEALTH.COM

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus