Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Rendah Kalori dan Banyak Nutrisi, Ini Manfaat Kaldu Bagi Kesehatan

Anda akan mendapatkan kalsium, fosfor, magnesium, vitamin A, vitamin K2, zat besi, seng dan selenium dalam kaldu tulang.

8 September 2022 | 21.57 WIB

Ilustrasi kaldu ayam (Pixabay.com)
Perbesar
Ilustrasi kaldu ayam (Pixabay.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam laman healthline, kaldu dibuat dari daging, sayuran, dan rempah-rempah untuk menciptakan rasa khas. Hampir semua jenis daging bisa dimanfaatkan menjadi kaldu, apalagi kaldu tulang, sangat populer. Semua jenis tulang dapat digunakan untuk membuat kaldu tulang, termasuk daging sapi, domba, babi, dan ayam.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Daging yang direbus sebagai bahan kaldu membutuhkan waktu singkat, karena daging akan menjadi keras apabila dimasak terlalu lama. Sering digunakan dalam bahan dasar sup atau cairan masakan, kaldu dapat digunakan untuk saus, semur, sup, pangsit, hidangan yang ditumis, dan masakan lokal. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Nutrisi Kaldu

Kaldu mengandung sekitar setengah kalori per cangkir, ini mungkin pilihan yang lebih disukai bagi mereka yang membatasi asupan kalori. Apalagi membuat kaldu buatan sendiri sebagai pengganti kaldu yang dibeli di toko merupakan cara yang bagus untuk menggunakan semua bahan yang tersedia di dapur sekaligus mengurangi limbah makanan. 

Melansir realsimple, dengan merebus tulang dan air selama lebih dari 12 jam, atau selama dua hari, kolagen diekstraksi dari tulang ke cairan.

Sebagai sumber kolagen, protein yang ditemukan di jaringan ikat ini sangat penting dalam penyembuhan luka, elastisitas kulit, kesehatan kuku dan rambut, serta peningkatan kesehatan sendi. Satu cangkir kaldu tulang ayam, misalnya, mengandung sekitar 10 gram protein. 


Rendah Gula

Anda akan mendapatkan kalsium, fosfor, magnesium, vitamin A, vitamin K2, zat besi, seng dan selenium dalam kaldu tulang. Mikronutrien ini penting untuk memproses energi pada tubuh dan menjadi bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. 

Salah satu bahan pembangun kolagen, seperti glisin (asam amino) mempengaruhi metabolisme gula dalam darah, serta terbukti meningkatkan sekresi asam di lambung. Rendahnya asam lambung justru menyebabkan gejala refluks lambung, sehingga mendukung produksi asam yang sehat di lambung. 

Kaldu sayuran atau kaldu daging sangat rendah glikemik, tanpa tambahan gula, rendah kalori, dan cara yang bagus untuk memperoleh hidrasi. Ini bisa menjadi camilan tanpa lonjakan insulin, yang mengakibatkan penurunan energi setelah makan. 

BALQIS PRIMASARI

 

Baca juga:

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus