Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Saat akan keluar rumah, Anda mungkin akan mengaplikasikan sunblock atau tabir surya ke wajah dan anggota tubuh lainnya agar terlindungi dari dampak buruk sinar matahari. Tapi kalau di dalam ruangan? Tak banyak yang tahu bahwa tabir surya juga dibutuhkan.
Baca juga: Mitos atau Fakta? Ini 6 Hal Penting Diketahui tentang Tabir Surya
Menurut dokter kulit dan kelamin Endi Novianto, penggunaan sunblock juga harus diterapkan meski di dalam ruangan. Alasannya, sinar matahari masih tetap bisa masuk ke dalam ruangan. Jadi, bahaya sinar ultraviolet B atau UVB yang berbahaya bagi kulit masih mengintai.
“Kecuali Anda berada di ruangan tanpa jendela. Tapi rasanya tidak mungkin ada tempat seperti itu. Karena mau dapat oksigen dari mana? Jadi tetap perlu sunblock walaupun di dalam ruangan,” katanya di Jakarta pada Kamis, 11 Juli 2019.
Selain bahaya UVB dari sinar matahari, lampu yang menyala di dalam ruangan juga akan mengeluarkan sinar ultraviolet A atau UVA. Seperti UVB, seseorang yang sering terpapar UVA akan mengalami percepatan penuaan sel kulit dan kerusakan sel-sel DNA kulit.
“Jangan salah. Karena lampu juga sama bahayanya dengan matahari. Jadi lagi-lagi harus dan wajib pakai sunblock,” katanya.
Apakah takaran tabir surya sama dengan ketika berada di luar ruangan? Endi menyarankan untuk menggunakan SPF 30. Tabir surya dengan SPF 30 memiliki kekuatan yang hampir setara dengan SPF 50 atau 100. Yang membedakannya hanyalah sisi ketahanan dan teksturnya.
Baca juga: 6 Penyebab Tabir Surya Tak Berfungsi dengan Baik Ketika Dipakai
“Banyak orang kan tidak suka sunblock yang terlalu lengket. Jadi mending yang SPF 30 saja. Karena dia ringan tapi coverage-nya sama dengan SPF 50 ataupun 100,” katanya.
SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini