Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kebudayaan Betawi dalam bentuk tarian tradisional akan ditampilkan di panggung utama pada saat pawai obor Asian Games 2018 (torch relay) di Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 15 Agustus nanti.
Hal itu diungkapkan Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Budaya Pemerintah Kota Jakarta Selatan Nursyam Daoed, saat dihubungi di Jakarta, Senin, 23/7. Beberapa jenis kesenian yang akan tampil meramaikan kirab obor Asian games itu, antara lain, musik tradisional Gambang Kromong, tarian selamat datang khas Betawi, dan musik penghibur.
Pertunjukan kesenian Betawi itu akan berlangsung selama sekitar satu jam. “Dan diliput media peserta Asian Games dari berbagai negara," kata Staf Atraksi dan Promosi Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kota Jakarta Selatan Nani Purworo.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Nani mengatakan para penari yang akan tampil berasal dari kelompok binaan Suku Dinas Parbud Jakarta Selatan, Sanggar Sinar Pusaka. "Sanggar kami sudah biasa tampil untuk acara-acara besar," tambahnya.
Dalam rangkaian torch relay Asian Games ke-18, Provinsi DKI Jakarta, khususnya Kota Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah yang dilintasi para pembawa obor.
Di jalanan sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, petugas sudah memasang spanduk bertuliskan nomor pos untuk menandai lintasan pawai obor Asian Games.
Rencananya, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali akan menjadi salah satu pembawa obor Asian Games dari titik 11 ke titik 12.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
ANTARA