Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman minta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menetapkan Kabupaten Belitung agar masuk dalam enam destinasi wisata super prioritas.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Saya minta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dapat menetapkan Kabupaten Belitung dalam enam destinasi wisata super prioritas bersama daerah lain," kata Erzaldi Rosman saat mendampingi kunjungan kerja Sandiaga Uno pada Sabtu, 6 Februari 2021.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pemerintah telah menetapkan sepuluh destinasi wisata super prioritas. Pada 2017, Presiden Joko Widodo menetapkan pengembangan sepuluh Destinasi Wisata Prioritas atau yang disebut 10 Bali Baru. Berikut sepuluh destinasi wisata tersebut:
- Danau Toba, Sumatera Utara
- Tanjung Kelayang, Bangka Belitung
- Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
- Borobudur, Yogyakarta dan Jawa Tengah
- Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat
- Bromo - Tengger - Semeru, Jawa Timur
- Wakatobi, Sulawesi Tenggara
- Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
- Tanjung Lesung, Banten
- Morotai, Maluku Utara
Presiden Joko Widodo memfokuskan pembangunan di sepuluh Destinasi Wisata Prioritas tersebut menjadi empat, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Kemudian pada 15 Juli 2019. Presiden Jokowi menambah Likupang di Sulawesi Utara, sehingga menjadi lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
Adapun Tanjung Kelayang Kepulauan Bangka Belitung masuk dalam tahap selanjutnya bersama Kepulauan Seribu, Bromo - Tengger - Semeru, Wakatobi, Tanjung Lesung, dan Morotai. "Kami berharap agar Belitung masuk dalam proyek destinasi wisata prioritas yang keenam," ujar Erzaldi Rosman.
Dia meyakini jika Kabupaten Belitung masuk dalam destinasi wisata super prioritas, maka perekonomian khususnya di bidang pariwisata segera pulih.