Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Kemewahan yang Sunyi di Bandara King Abdul Aziz Jedah Saat Musim Haji

Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz seluas 510 ribu meter persegi kini begitu sunyi.

31 Juli 2020 | 10.24 WIB

Seorang calon haji menggunakan kursi roda saat tiba di Bandara King abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, (2/10). ANTARA/Prasetyo Utomo
Perbesar
Seorang calon haji menggunakan kursi roda saat tiba di Bandara King abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, (2/10). ANTARA/Prasetyo Utomo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Musim haji tahun ini menjadi yang paling berbeda dari tahun sebelumnya. Pelayanan kepada jemaah haji di Tanah Suci Mekah tak sesibuk biasanya. Pemandangan serupa terjadi di Bandara King Abdul Aziz di Jedah, Arab Saudi.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sejak resmi dibuka pada tahun April 1981, Bandara King Abdul Aziz tak pernah sesunyi ini. Hiruk pikuk jemaah umrah dan jemaah haji, maupun pengunjung non-wisata religi tak pernah membuat denyut bandara ini berdetak melambat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Yang terjadi sekarang sungguh di luar dugaan. Suasana tenang dan sepi menyelimuti terminal haji Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. Tiada deru mesin pesawat yang melintas di udara sejak bandara ini bediri 40 tahun lalu.

Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz seluas 510 ribu meter persegi. Pada musim haji, biasanya terminal ini melayani lebih dari 1.500 penerbangan terjadwal dengan lebih dari 1,8 juta pengunjung ke Mekah dan Madinah.

Mengutip laporan Saudi Gazette, ruang tunggu jemaah haji tersebar di area seluas 400 ribu meter persegi. Kawasan itu mengakomodasi lebih dari 3.800 peziarah yang datang dan 3.500 orang yang berangkat setiap jam. Di atas bangunan berventilasi alami ini terdapat 210 unit atap dengan bentuk semi-kerucut berbahan serat kaca. Di sana terdapat fasilitas untuk istirahat, makan, dan berbagai layanan pendukung.

Kompleks ini mencakup 18 ruang tunggu penumpang yang akan melakukan perjalanan, termasuk sepuluh garbarata (jembatan yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang) untuk pesawat super bodi jumbo, Airbus 380A. Terminal seluas 90 ribu meter persegi dan area plaza luar di bawah tenda seluas 140 ribu meter persegi. Setiap tahun tempat ini melayani sekitar satu juta jemaah haji dan sekitar 9 juta jemaah umrah.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus