Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Krisis di Maladewa, 7 Tempat Ini Tetap Diminati Turis Indonesia

Krisis politik yang terjadi di ibu kota Maladewa, Male, tak menyurutkan animo turis Indonesia untuk berkunjung ke negeri kumpulan atol itu

21 Februari 2018 | 19.16 WIB

Pulau Male di Republik Maladewa merupakan salah satu pulau yang terpadat. Dalam pulau kecil ini terdapat 133.000 warga yang tinggal di pulau yang juga dikenal sebagai tempat berbulan madu. dailymail.co.uk
Perbesar
Pulau Male di Republik Maladewa merupakan salah satu pulau yang terpadat. Dalam pulau kecil ini terdapat 133.000 warga yang tinggal di pulau yang juga dikenal sebagai tempat berbulan madu. dailymail.co.uk

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta -Pemilik agen wisata MaldivesLowBudget, Tomi Geovani, mengatakan krisis politik yang terjadi di ibu kota Maladewa, Male, tak menyurutkan animo turis Indonesia untuk berkunjung ke negeri kumpulan atol itu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Februari ini saja ada 70 orang ikut trip ke Maladewa untuk merayakan Valentine,” kata dia saat dihubungi Rabu, 21/2, sore.

Angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Maladewa memang meningkat setiap tahun. Menurut Tomi, general trend wisata Maladewa dari 2015 sampai 2017 terus meningkat.
Dari data MaldivesLowBudget, wisatawan yang ikut trip ke Maladewa selama setahun meroket hampir 30 kali lipat. “Tahun 2015 cuman ada 9 tamu, lalu 2016 ada 250-an (orang). Sedangkan 2017 ada 350-an (tamu),” kata dia.
 
Ada sejumlah lokasi wisata yang tercatat banyak diminati wisatawan Indonesia ketika berkunjung ke Maladewa. Tujuh di antaranya ialah berikut ini.
 
1.       Bluetribe Moofushi
 
Perairan di sekitar Constance Moofushi ini merupakan lokasi terbaik bagi wisatawan untuk menyelam atau diving. Sebab, perairan Bluetribe Moofushi memiliki visibilitas air yang sangat jernih. Jarak pandangnya mencapai 25 meter.
 
Arus di perairan Bluetribe Moofushi cenderung lambat. Kondisi ini memudahkan penyelam untuk mengamati biota laut. Selain itu, perairan ini juga menjadi jalur migrasi manta, hiu paus, dan lumba-lumba. Saat melakukan penyelaman, diver bakal berpotensi bertemu dengan spesies hewan langka itu.
 
2.       Pulau Alimatha
 
Pulau Alimatha terkenal memiliki pemandangan laut dengan air paling jernih, biota paling sehat, dan pantai dengan pasir paling putih. Bermalam di pulau ini menjadi impian hampir semua orang.
 
Pulau tersebut merupakan tempat berkumpulnya hotel-hotel mewah. Sejumlah hotel dibangun dengan konsep terapung. Kamar per kamarnya dipisahkan oleh papan-papan kayu yang menyerupai dermaga.
 
Bila menginap di sini, saat membuka pintu kamar, Anda  bisa langsung mencebur ke laut. Pemandangan gradasi air biru tua biru muda, putih, dan tosca bakal menjadi lanskap yang tersaji di beranda belakang kamar.
 
3.       Hukuru Miskiiy atau Masjid Old Friday
 
Maladewa tak cuma punya tempat yang indah di laut. Di darat pun, terdapat berbagai lokasi wisata yang tak kalah eksotis. Salah satunya Miskiiy Hukuru atau masjid Old Friday yang beralamat di Malé, ibu kota Maladewa.
 
Masjid tersebut adalah tempat sembahyang umat Islam tertua di Maladewa. Bangunannya kuno, dindingnya terbuat dari batu koral. Ukiran berupa aksara Arab dapat ditemukan di bagian dalam masjid.
 
Selain difungsikan sebagai masjid, Hukuru Miskiiy dipakai buat makam sultan, pahlawan, dan bangsawan.
 
4.       Museum Nasional Maladewa
 
Masih berlokasi di ibu kota Maladewa, Malé, museum ini menjadi tujuan utama wisatawan tatkala berkunjung ke negara kumpulan atol itu. Di dalam museum nasional, tersimpan banyak artefak yang memuat sejarah Maladewa.
 
Sejumlah artefak di museum ini konon merupakan satu-satunya peninggalan Kerajaan Maldivian yang masih tersisa.
 
5.       Coco Prive
 
Pulau pribadi Coco Prive merupakan pulau tempat orang menghabiskan waktu bulan madu. Pulau ini benar-benar memanjakan tamu yang datang. Mereka akan diservis optimal, mulai penjemputan dari bandara, aktivitas menginap, hingga pengantaran pulang.
 
Daily Mail menyebut, tamu akan dilayani koki pribadi selama 24 jam penuh. Selain itu, mereka juga bakal dimanjakan dengan stok anggur dan koktail.
 
Resor di pulau pribadi tersebut punya kolam renang sepanjang 40 meter yang menghadap ke laut. Pemandangan hamparan air biru Samudra Hindia dan garis pantai yang tampak jelas terbentang di hadapan kolam.
 
Kalau malam, dari Coco Prive, tamu bisa menyaksikan galaksi bima sakti dengan mata telanjang. Hal ini terjadi lantaran langit di atas Coco Prive benar-benar bersih dan minim polusi.
 
6.       Pulau Thoddoo
 
Travel blogger Kadekarini, dalam laman blog-nya, merekomendasikan Pulau Thoddoo sebagai pulau yang wajib dikunjungi bila wisatawan berkunjung ke Maladewa. Apalagi buat para pegiat snorkeling. Sebab, pulau ini memiliki biota laut yang sangat sehat.
 
Hanya dengan berenang tak jauh dari pantai, di laut yang masih berkedalaman 1 meter, Anda bisa menyaksikan hiu, manta rays, dan kura-kura berenang bebas. Selain itu, pulau ini terkenal punya pemandangan matahari terbit dan tenggelam emas atau golden sunrise and sunset.
 
7.       Banana Reef
 
Pulau ini terletak di Atol Male Utara. Disebut Banana Reef karena pulau tersebut memiliki bentuk seperti pisang yang memanjang dari utara ke selatan sepanjang 300 meter.
 
Ciri utama pulau ini memiliki laut dan pantai yang berkarang. Bila menyelam, Anda akan bertemu dengan Napoleon Wrasse, Moray Eels, dan Bannerfish, jenis-jenis ikan yang langka. 
 
BERBAGAI SUMBER
 
 
 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
Francisca Christy Rosana

Lulus dari Universitas Gadjah Mada jurusan Sastra Indonesia pada 2014, ia bergabung dengan Tempo pada 2015. Kini meliput isu politik untuk desk Nasional dan salah satu host siniar Bocor Alus Politik di YouTube Tempodotco. Ia meliput kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke beberapa negara, termasuk Indonesia, pada 2024 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus