Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Wisata Bahari Kejawanan menjadi Pilihan saat Libur Lebaran di Cirebon

Tahun lalu, selama sepekan libur Lebaran, Wisata Bahari Kejawanan Cirebon kedatangan sekitar 40 ribu pengunjung.

3 April 2025 | 05.06 WIB

Wisatawan bermain air di Pantai Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat, 25 DEsember 2015. Pantai ini menjadi pilihan wisata murah saat libur Natal dan Tahun Baru karena memiliki perairannya yang dangkal dan berarus tenang. TEMPO/Prima Mulia
Perbesar
Wisatawan bermain air di Pantai Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat, 25 DEsember 2015. Pantai ini menjadi pilihan wisata murah saat libur Natal dan Tahun Baru karena memiliki perairannya yang dangkal dan berarus tenang. TEMPO/Prima Mulia

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Cirebon - Wisata Bahari Kejawanan (WBK) di Cirebon ramai dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran 2025. Namun cuaca seringkali menjadi penghalang kedatangan pengunjung hingga WBK terpaksa harus ditutup.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

M. Yusuf, Kasubag Umum Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan sekaligus penanggung jawab Wisata Bahari Kejawanan, menjelaskan mulai H+1, WBK sudah dipenuhi oleh pengunjung dari berbagai daerah. “Hingga siang, jumlah pengunjung di pantai ini mencapai 7 ribu orang,” tutur Yofan, panggilan Yusuf, Rabu, 2 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Jumlah ini, lanjut Yofan, sebenarnya lebih sedikit dibandingkan hari yang sama tahun kemarin. Hal itu disebabkan oleh penutupan area wisata pantai akibat hujan deras yang turun serta angin kencang yang terjadi beberapa hari ini. 

Adapun pada Rabu, hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung di WBK sudah mencapai 5 ribu orang. Pengunjung yang kemarin tidak bisa menikmati keindahan wisata pantai WBK juga datang hari ini namun lebih awal. Pengunjung sudah terlihat berdatangan sejak pukul 08.00 WIB. “Pengunjung semakin ramai pada pukul 09.00 WIB atau  pukul 10.00 WIB hingga siang dan sore hari,” tuturnya. 

Roni, 28, warga Majasem, Kota Cirebon, mengaku sengaja mengajak istri dan dua anaknya hari ini untuk berwisata di WBK hari ini. Tahun ini merupakan tahun kedua ia mengajak keluarganya berwisata ke WBK. “Di sini wisatanya murah meriah,” tutur Roni.

Menggunakan motor, ia dikenakan biaya parkir Rp 3.000, masuk ke lokasi wisata hanya Rp 5.500 per orang. “Tadi anak saya minta naik perahu, mau keliling laut katanya,” tutur Roni. 

Harga Tiket dan Wahana

Dengan harga tiket masuk sebesar Rp 5.500 per orang, sudah termasuk Rp 500 untuk asuransi, pengunjung bisa menikmati berbagai wahana dan fasilitas yang disediakan di WBK. Fasilitas itu antara lain dermaga love WBK, jetty yang menjorok ke laut, ada pula tracking hutan mangrove dengan luas sekitara 3 ribu hektare. Selain itu ada pula dermaga rindu WBK, perahu karet yang bisa disewa antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu tergantung ukurannya, dan perahu wisata dengan harga tiket Rp 10 ribu per orang untuk bisa menikmati keindahan WBK dari sisi laut. 

Selain itu, WBK juga dilengkapi dengan fasilitas toilet, musala, hingga kantin. Pantai ini juga dijaga petugas keamanan dari instansi terkait yang disiagakan untuk menjaga keselamatan pengunjung di WBK. 

Ditambahkan Yovan, tahun lalu selama sepekan libur Lebaran, WBK Cirebon kedatangan sekitar 40 ribu orang. Di tahun ini pun Yovan berharap jumlah pengunjung bisa mencapai angka tersebut. 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus