Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Berita Tempo Plus

Meja Hijau buat Bolsonaro

Komisi Senat Brasil meminta kejaksaan mendakwa Presiden Jair Bolsonaro dalam berbagai kebijakan pandemi Covid-19. Dia dituduh terlibat korupsi pengadaan vaksin Covid-19.

6 November 2021 | 00.00 WIB

Pertemuan Parliamentary Inquiry Committee (CPI) untuk menyelidiki tindakan dan manajemen pemerintah dalam menangani pandemi virus corona (COVID-19) , di Brasilia, Brazil 6 Oktober 2021. REUTERS/Adriano Machado
Perbesar
Pertemuan Parliamentary Inquiry Committee (CPI) untuk menyelidiki tindakan dan manajemen pemerintah dalam menangani pandemi virus corona (COVID-19) , di Brasilia, Brazil 6 Oktober 2021. REUTERS/Adriano Machado

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Kejaksaan Brasil diminta mendakwa Presiden Jair Bolsonaro.

  • Bolsonaro dituduh terlibat korupsi pengadaan vaksin Covid-19 dan kejahatan kemanusiaan.

  • Senat akan mengajukan kasusnya ke Mahkamah Pidana Internasional.

TEKANAN terhadap Presiden Brasil Jair Bolsonaro terus bergulir. Setelah Komisi Covid-19 Senat (CPI) meminta kejaksaan mendakwa Bolsonaro dalam berbagai kebijakan penanganan pandemi Covid-19 pada akhir Oktober lalu, kini Kantor Kejaksaan Federal Brasil memulai penyelidikan pidana terhadap Fabio Wajngarten, mantan sekretaris pers Bolsonaro. Wajngarten dituduh telah memberikan sumpah dan kesaksian palsu ketika memberi keterangan di hadapan Komisi.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Iwan Kurniawan

Sarjana Filsafat dari Universitas Gadjah Mada (1998) dan Master Ilmu Komunikasi dari Universitas Paramadina (2020. Bergabung di Tempo sejak 2001. Meliput berbagai topik, termasuk politik, sains, seni, gaya hidup, dan isu internasional.

Di ranah sastra dia menjadi kurator sastra di Koran Tempo, co-founder Yayasan Mutimedia Sastra, turut menggagas Festival Sastra Bengkulu, dan kurator sejumlah buku kumpulan puisi. Puisi dan cerita pendeknya tersebar di sejumlah media dan antologi sastra.

Dia menulis buku Semiologi Roland Bhartes (2001), Isu-isu Internasional Dewasa Ini: Dari Perang, Hak Asasi Manusia, hingga Pemanasan Global (2008), dan Empat Menyemai Gambut: Praktik-praktik Revitalisasi Ekonomi di Desa Peduli Gambut (2020).

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus