Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Perhimpunan negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN merayakan setengah abad usianya, Selasa pekan lalu. Acara peringatan hari jadi ASEAN berlangsung di beberapa negara di dunia, dari Belanda hingga Kazakstan, dengan perayaan puncaknya dipusatkan di Manila, Filipina.
Filipina, yang sedang mendapat giliran menjadi Ketua ASEAN, memperingati hari lahir ASEAN di 50 kota berbeda. Dalam sambutannya, Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte menyeru semua negara di Asia Tenggara untuk bersatu melawan terorisme dan kejahatan transnasional.
"Kita menginginkan sebuah wilayah yang aman, tempat masyarakat kita dapat hidup tanpa rasa takut," kata Duterte. Filipina kini tengah sibuk memerangi ancaman kelompok teror Maute yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Kota Marawi.
ASEAN dibentuk di Bangkok, Thailand, pada 8 Agustus 1967. Lima negara penggagasnya adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Anggota ASEAN bertambah setelah masuknya Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.
Di Den Haag, Belanda, perayaan ulang tahun ASEAN dihelat di gedung Kedutaan Besar Malaysia. Acara itu dihadiri lima duta besar negara anggota ASEAN yang memiliki perwakilan di Den Haag, yaitu I Gusti Agung Wesaka Puja dari Indonesia, Jamie Victor B. Ledda (Filipina), Ngo Thi Hoa (Vietnam), Pornprachai Ganjanarint (Thailand), dan tuan rumah Ahmad Nazri Yusof dari Malaysia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo