Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pejabat Eropa mengatakan, Presiden regional Catalonia, Carles Puigdemont, akan memberikan keterangan pers di Brussels seputar kabar permintaan suaka di Belgia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Carles Puigdemont tiba di Brussels pada Senin, 30 Oktober 2017, bersamaan dengan pengumuman jaksa Spanyol yang menudingnya melakukan pemberontakan, persekongkolan dan penggunaan dana publik.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy (tengah), disambut setelah pidato di Senat di Madrid, Spanyol, 27 Oktober 2017. Ia mengajukan banding ke Senat negara tersebut untuk memberikan wewenang khusus untuk membubarkan pemerintah daerah Catalonia. Paul White/AP
Pejabat Eropa yang tidak bersedia disebutkan namanya dengan alasan isu ini sensitif mengatakan, Puigdemont akan berbicara di depan publik pada Selasa, 31 Oktober 2017, di Brussels tentang rumor permohonan suakanya.
Pada akhir pekan lalu, seorang pejabat Belgia menuturkan langkah Puigdemont mengajukan suaka adalah tindakan yang tidak realistis.
Sebelumnya, media di Spanyol mengabarkan pemimpin Catalonia, Puigdemont, dan 14 anggota pemerintahannya berada di Belgia untuk mengajukan suaka.
Menteri Negara Urusan Imigrasi dan Suaka Belgia, Theo Francken, pada Ahad, 29 Oktober 2017, mengatakan, Puigdemont diperkenankan mengajukan suaka ke negaranya.
Peraih Nobel Perdamaian Peru Mario Vargas Llosa membahas demonstrasi pro-serikat yang diselenggarakan oleh organisasi Masyarakat Sipil Catalan di Barcelona, Spanyol, 8 Oktober 2017. REUTERS
"Rakyat Catalonia yang merasa terancam secara politik dapat mengajukan permohonan suaka kepada Belgia, termasuk Presiden Puigdemont. Ini 100 persen legal," kata Francken kepada televisi Belgia VRT, akhir pekan.
FOX BUSINESS | SPAIN REPORT