Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Vladimir Putin dilantik sebagai Presiden Rusia periode kelima dalam upacara megah yang digelar di ibu kota Moscow pada Selasa, 7 Mei 2024. Ia akan menjadi presiden selama enam tahun ke depan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pada 2000, Putin pertama kali menduduki jabatan tersebut, dua masa jabatan pertamanya sebagai presiden masing-masing berlangsung selama empat tahun. Setelahnya, masa jabatan presiden kemudian diperpanjang menjadi enam tahun berdasarkan amandemen konstitusi Rusia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Masa jabatan pertama Putin untuk enam tahun dimulai pada 2012, dan kedua pada 2018. Kemudian pada 2020, konstitusi Rusia diubah untuk memungkinkan Putin mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024. Ia memenangkan pemilu pada Maret lalu dengan perolehan 87,28 persen suara. Putin mengambil sumpah dihadapan rakyat lalu menyampaikan pidato dalam upacara yang berlangsung di Istana Agung Kremlin.
Profil Istana Kepresidenan Kremlin
Dikutip dari laman Bridge to Moscow, Kremlin Moscow adalah bentuk arsitektur luar biasa yang dimiliki Rusia dengan tembok dan menara yang monumental, katedral berkubah emas, dan istana kuno berdiri tinggi di Bukit Borovitskiy di atas Sungai Moscow. Di masa lalu pangeran dan tsar Rusia sudah lama tinggal di sini, tetapi sekarang menjadi kediaman resmi Presiden Rusia.
Sementara itu, dari arti katanya, Kremlin dalam bahasa Rusia berarti benteng, dan penyebutan pertama Kremlin dalam sejarah baru terjadi pada 1331. Saat itu, tembok Kremlin berfungsi sebagai benteng dan batas antara kediaman pangeran dan penduduk kota biasa.
Beberapa kota tua Rusia lainnya juga memiliki Kremlin sendiri. Namun Kremlin Moscow adalah yang paling dikenal di seluruh dunia dan menjadi simbol negara Rusia.
Dulunya, membangun benteng di tengah kota merupakan praktik umum dan Kremlin sudah ada sejak penduduk pertama Moscow. Pendiri Moscow, Pangeran Yury Dolgoruky, memerintahkan pembangunan benteng kayu pertama pada tahun 1156 di sebuah situs yang dikenal sebagai kota Moscow, namun kata Kremlin baru pertama kali tercatat pada abad ke-14.
Kremlin yang kita lihat sekarang dibangun pada akhir abad ke-15. Mulanya, Pangeran Moscow Ivan Agung bermimpi membangun ibu kota yang setara dengan Konstantinopel dalam kemegahan dan kepentingannya. Ia menyebut mimpinya sebagai "Roma Ketiga" dan untuk mewujudkan mimpi tersebut ia mendatangkan arsitek dari Italia.
Namun, pada awal abad ke-18, ibu kota dipindahkan ke St. Petersburg, dan Kremlin tidak lagi menjadi kediaman tsar. Setelah Revolusi, kaum Bolshevik memindahkan ibu kota ke Moscow dan menetap di lingkungan Kremlin. Beberapa tokoh seperti Lenin, Stalin, dan beberapa anggota pemerintahan Soviet tinggal di wilayah Kremlin, Moscow. Maka sejak zaman Soviet, kata Kremlin menjadi menjadi lekat dengan pemerintahan Rusia.
NI KADEK TRISNA CINTYA DEWI I NABILA AZZARA I TASS I REUTERS I ANADOLU