Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Transkrip Pembajakan Ryanair oleh Belarus Beredar, Ini Bunyinya

Transkrip percakapan antara pilot Pesawat Ryanair dengan ATC (Air Traffic Controller) menjelang pendaratan paksa di Minsk, Belarus, Ahad beredar.

26 Mei 2021 | 08.00 WIB

Pesawat Ryanair. REUTERS/Phil Noble
Perbesar
Pesawat Ryanair. REUTERS/Phil Noble

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Transkrip percakapan antara pilot Pesawat Ryanair dengan ATC (Air Traffic Controller) menjelang pendaratan paksa di Minsk, Belarus, Ahad kemarin beredar. Dalam peristiwa yang disebut berbagai negara sebagai "pembajakan" tersebut, ATC mengontak pilot bahwa ada bom di dalam pesawat tujuan Athena - Lithuania itu.

Pemerintah Belarus mengirim jet tempur untuk mengawal pesawat itu mendarat di Minsk. Namun, setibanya, di Minsk, rencana sesungguhnya terungkap. Aparat Belarus langsung menangkap jurnalis oposisi pemerintah, Roman Protasevich, yang berada di pesawat tersebut. Setelah itu, Pemerintah Belarus menyatakan laporan bom di pesawat yang mereka terima salah.

Dalam pemberitaan media milik Pemerintah Belarus, pilot Ryanair disampaikan tidak kooperatif. Saking tidak kooperatifnya, pilot sampai harus didebat untuk turun di Minsk. Namun, menurut transkrip dari Reuters, perdebatan itu tidak terjadi walaupun pilot Ryanair beberapa kali menanyai dari mana kabar soal bom itu.

Blogger dan aktivis oposisi Roman Protasevich, yang dituduh berpartisipasi dalam protes tanpa izin di cagar alam Kuropaty, tiba untuk sidang di Minsk, Belarusia 10 April 2017. Gambar diambil 10 April 2017. [REUTERS / Stringer]

Berikut transkrip yang dikutip dari Reuters, Selasa, 25 Mei 2021:

ATC: Minsk.

Pilot: Ya, silahkan.

ATC: Kami mendapat informasi dari pasukan khusus bahwa ada bom di balam pesawat dan bisa diaktifkan begitu memasuki Vilnius (Lithuania).

Pilot: Standby.

ATC: Atas alasan keamanan, kami merekomendasikan untuk mendarat di Minsk.

Pilot: Oke...dipahami...bisa beri kami alternatif?

Pilot: Soal bom...dari mana infonya? Dari mana kalian mendapatkan info tersebut?

ATC: Standby.

Pilot: Silahkan.

ATC: Staf keamanan airport menginformasikan mendapat email soal itu.

Pilot: Roger. Dari staf di Lithuania atau Yunani?

ATC: Email dibagikan ke berbagai bandara.

Pilot: Roger, standby.

Pilot: Bertanya lagi, dari mana rekomendasi mendarat di Minsk? Dari mana datangnya? Perusahaan? Rekomendasi datang dari otoritas bandara keberangkatan atau bandara tujuan?

ATC: Ini rekomendasi kami.

Pilot: Bisa diulangi?

ATC: Ini rekomendasi kami.

Pilot: Itu rekomendasi kalian?

ATC: Tolong keputusan kalian.

Pilot: Saya butuh jawaban. Kode hijau, kuning, atau merah?

ATC: Standby.

ATC: Mereka bilang kode merah.

Pilot: Roger. Kalau begitu, kami meminta holding (bertahan di jalur penerbangan)

ATC: Roger, pertahankan posisimu, pertahankan FL390 dan berbelok atas pertimbangan kalian.

Pilot: Baik, holding di posisi sekarang, mempertahankan FL390 atas pertimbangan kami.

Pilot: Kami menyatakan darurat. MAYDAY, MAYDAY, MAYDAY RYR 1TZ. Kami beralih ke bandara Minsk.

ATC: RYR 1TZ MAYDAY Roger. Standby untuk vector (arahan navigasi).

Baik pemerintah Belarus maupun Ryanair belum mengkonfirmasi isi percakapan yang dikutip dari kantor berita Reuters ini.

Baca juga: Rusia Bantah Bantu Belarus Bajak Penerbangan Ryanair untuk Culik Jurnalis

ISTMAN MP | REUTERS


Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus