Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Virus Corona Naik, Rumah Sakit di Korsel Kekurangan Kamar

Rumah sakit di Korea Selatan mulai kekurangan fasilitas kamar untuk merawat pasien virus corona yang jumlahnya terus bertambah.

4 Maret 2020 | 15.30 WIB

Tentara Korea Selatan menggunakan pakaian pelindung saat akan menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di stasiun Daegu, Korea Selatan, 29 Februari 2020. Yonhap via REUTERS
Perbesar
Tentara Korea Selatan menggunakan pakaian pelindung saat akan menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di stasiun Daegu, Korea Selatan, 29 Februari 2020. Yonhap via REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan ada 516 kasus pasien baru yang terjangkit virus corona atau COVID-19 pada Rabu 4 Maret 2020. Kondisi ini telah membuat, sejumlah rumah sakit kekurangan fasilitas kamar untuk menampung ribuan pasien. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KCDC) mengatakan per Rabu, 4 Maret 2020 tercatat sebanyak 5.328 kasus dikonfirmasi terinveksi virus corona dan 32 kasus berujung kematian.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Seorang petugas kesehatan melakukan layanan desinfeksi di dalam sebuah gereja San Myeongdong atas wabah Virus Corona di Seoul, Korea Selatan, 26 Februari 2020. Dari 334 kasus baru, 307 berasal dari kota Daegu, yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Korsel. Yonhap via REUTERS

Para ahli kesehatan memprediksi jumlah pasien baru kemungkinan bakal meningkat dalam waktu dekat setelah dilakukan pemeriksaan pada lebih dari 200 ribu anggota sekte gereja Shincheonji, serta ribuan kasus yang diduga akan datang dari kelompok tertentu. 

"Kami membutuhkan langkah-langkah khusus di saat darurat seperti ini," ungkap Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Sye-kyun dalam pertemuan kabinet. 

Virus corona yang semakin merebak di Negeri Ginseng telah menyebabkan sejumlah rumah sakit di Korea Selatan tidak dapat menampung lebih banyak lagi pasien. 

Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip mengatakan sekitar 2.300 pasien di Deagu, belum bisa mendapatkan fasilitas rumah sakit untuk merawat mereka. Daegu adalah kota yang diduga menjadi penyebaran virus corona. 

"Sebuah rumah sakit militer yang sebelumnya hanya mempunyai 100 kamar akan memiliki 200 kamar tambahan yang tersedia pada hari Kamis mendatang," kata Gang-lip, sebagai antisipasi jika pasien virus corona bertambah dalam waktu dekat. 

Sebelumnya Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah menyatakan perang melawan virus corona yang mematikan. Moon juga meminta maaf atas kekurangan stok masker yang terjadi di negaranya.

 

SAFIRA ANDINI | REUTERS

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus