Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendapat

Berita Tempo Plus

Politik Luar Negeri Bebas Aktif ala Prabowo

Politik bebas aktif Indonesia kini bergeser menjadi lebih pragmatis. Apa saja potensi dan risikonya?

27 November 2024 | 06.00 WIB

Ilustrasi: Tempo/J. Prasongko
Perbesar
Ilustrasi: Tempo/J. Prasongko

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mencoba memperluas pemaknaan “bebas aktif”, lebih berfokus pada pragmatisme ekonomi-politik dan keamanan regional.

  • Pada era Bung Hatta, istilah “Mendayung Antara Dua Karang” kini tampaknya sudah berubah menjadi “Berpijak di Atas Dua Karang”.

  • Indonesia juga harus siap dengan benturan konflik kepentingan dengan kedua blok di level regional ataupun internasional, misalnya konflik di wilayah Laut Cina Selatan.

INDONESIA dikenal dengan prinsip politik luar negeri “bebas aktif” yang menjadi fondasi diplomasi dan interaksi globalnya. Prinsip ini pertama kali diperkenalkan oleh Mohammad Hatta pada 1948 dalam pidatonya yang berjudul “Mendayung Antara Dua Karang” sebagai respons terhadap blok-blok besar dalam Perang Dingin: Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur di bawah Uni Soviet.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Redaksi menerima tulisan opini dari luar dengan syarat: panjang sekitar 5.000 karakter (termasuk spasi) atau 600 kata dan tidak sedang dikirim ke media lain. Sumber rujukan disebutkan lengkap pada tubuh tulisan. Kirim tulisan ke e-mail: [email protected] disertai dengan foto profil, nomor kontak, dan CV ringkas.

Fauzul Azhim Bin Fakhrurazi

Mahasiswa S2 Ilmu Politik dan Hubungan Internasional Istanbul Sabahattin Zaim University, Turki.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus