Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Lingkungan

Berita Tempo Plus

Potensi Besar Karbon Biru

Indonesia memiliki potensi penyerapan karbon biru yang lebih tinggi daripada hutan tropis. Ekosistem padang lamun dan mangrove belum dikelola dengan maksimal. 

6 November 2022 | 00.00 WIB

Kegiatan monitoring kondisi ekosistem padang lamun di perairan Desa Ledeunu, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, pada November 2020/kkp.go.id
Perbesar
Kegiatan monitoring kondisi ekosistem padang lamun di perairan Desa Ledeunu, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, pada November 2020/kkp.go.id

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Pemerintah berencana mengoptimalkan potensi penyerapan karbon dari ekosistem pesisir.

  • Padang lamun, mangrove, dan terumbu karang yang kerap disebut sebagai karbon biru mampu menyerap karbon lebih besar daripada hutan hujan tropis atau karbon hijau.

  • Sokongan terhadap potensi karbon biru masih minim.

SEJAK 2010, Pramaditya Wicaksono menaruh perhatian pada ekosistem padang lamun sebagai ekosistem karbon biru. Saat ini pengajar di Departemen Sains Informasi Geografi Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada itu berfokus mengembangkan metode pengolahan data dan pengindraan jarak jauh untuk memetakan padang lamun. Penelitiannya dengan Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Informasi Geospasial, serta Pusat Riset Antariksa BRIN bertujuan mewujudkan satu peta ekosistem padang lamun di Indonesia.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Dini Pramita

Dini Pramita saat ini adalah reporter investigasi. Fokus pada isu sosial, kemanusiaan, dan lingkungan.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus