Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Kolaborasi liputan pencurian ikan di Natuna oleh jurnalis empat negara.
Pencurian tak semata karena stok ikan di Vietnam berkurang.
Ada sebab dan akibat, ada permintaan dan penawaran.
HENDRI, 50 tahun mengenang masa-masa emas nelayan di Natuna, Kepulauan Riau, pada periode sebelum 2010. Kala itu, ikan berlimpah dan harga jualnya bagus karena pasar terbuka ke Kota Tanjungpinang, Batam, dan Pontianak, bahkan sampai ke Singapura dan Malaysia. Menurut Ketua Aliansi Nelayan Natuna itu, semuanya perlahan berubah setelah kapal nelayan asing berdatangan dengan jaring pair trawl yang merusak terumbu karang.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo