Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Lingkungan

Berita Tempo Plus

Yang Buntung di Natuna Utara

 

Kapal nelayan Vietnam mencuri ikan di perairan Malaysia dan Natuna di Indonesia bukan hanya karena mengeringnya stok ikan di negara mereka. Kolaborasi liputan jurnalis Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina yang didukung Environmental Reporting Collective

28 Agustus 2021 | 00.00 WIB

Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap kapal ikan Vietnam di perairan Laut Natuna Utara, 16 Mei 2021./Dok Direktorat PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan
Perbesar
Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap kapal ikan Vietnam di perairan Laut Natuna Utara, 16 Mei 2021./Dok Direktorat PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Kolaborasi liputan pencurian ikan di Natuna oleh jurnalis empat negara.

  • Pencurian tak semata karena stok ikan di Vietnam berkurang.

  • Ada sebab dan akibat, ada permintaan dan penawaran.

HENDRI, 50 tahun mengenang masa-masa emas nelayan di Natuna, Kepulauan Riau, pada periode sebelum 2010. Kala itu, ikan berlimpah dan harga jualnya bagus karena pasar terbuka ke Kota Tanjungpinang, Batam, dan Pontianak, bahkan sampai ke Singapura dan Malaysia. Menurut Ketua Aliansi Nelayan Natuna itu, semuanya perlahan berubah setelah kapal nelayan asing berdatangan dengan jaring pair trawl yang merusak terumbu karang.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Abdul Manan

Meliput isu-isu internasional. Meraih Penghargaan Karya Jurnalistik 2009 Dewan Pers-UNESCO kategori Kebebasan Pers, lalu Anugerah Swara Sarasvati Award 2010, mengikuti Kassel Summer School 2010 di Jerman dan International Visitor Leadership Program (IVLP) Amerika Serikat 2015. Lulusan jurnalisme dari kampus Stikosa-AWS Surabaya ini menjabat Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen Indonesia 2017-2021.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus