Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Gempa tektonik bermagnitudo 5,6 menyebabkan kerusakan beberapa rumah warga Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku. Gempa mengguncang pada hari yang sama ketika gempa merusak puluhan rumah di Jember, Jawa Timur, pada Kamis, 16 Desember 2021.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Ini kejadian gempa merusak yang ke-25 selama 2021,” kata Supartoyo, peneliti gempa dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jumat, 17 Desember 2021.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa dari wilayah Laut Banda itu terjadi tepatnya pada pukul 11.26.08 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 7,11 derajat Lintang Selatan dan 128,71 derajat Bujur Timur.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tergolong dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno memastikan gempa tidak menimbulkan tsunami. Mekanisme gempanya kombinasi pergerakan mendatar-turun (normal-oblique).
Dampak gempa berupa guncangan terasa di Damer dengan skala intensitas IV-V MMI atau hampir semua penduduk merasakan gempa itu karena gempa mampu menggoyang tiang-tiang dan benda yang besar atau berat. Kemudian di daerah Tepa berintensitas II-III MMI, atau terasa seperti ada truk yang berlalu.
Setelah siang itu, pada pukul 18.03.33 WIB muncul lagi gempa di wilayah Laut Banda dengan magnitudo 5,3 berdasarkan pemutakhiran data. Pusat gempanya tidak jauh dari yang pertama, yaitu pada titik koordinat 6,27 derajat Lintang Selatan dan 127,98 derajat Bujur Timur. Namun sumber gempanya lebih dalam yaitu 337 kilometer.
Meski dalam, guncangannya di permukaan terukur berskala intensitas IV MMI di Damer, atau bisa dirasakan di dalam rumah karena pintu dan jendela berderik. “Akibat adanya aktivitas subduksi laut Banda,” kata Setiyo lewat keterangan tertulis. Mekanisme sumber gempanya kombinasi dari pergerakan mendatar-turun (normal-oblique).
Episentrum gempa M5,6 di Laut Banda, Kamis 16 Desember 2021. Terjadi pada hari yang sama dengan gempa merusak di Jember, Jawa Timur, gempa ini juga merusak sejumlah rumah di Pulau Damer, Maluku. ANTARA/HO-BMKG
Pelaksana Teknis Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melaporkan, guncangan gempa pada siang dan petang itu berdurasi sekitar 1-2 detik. Warga panik hingga berhamburan ke luar rumah. Gempa pertama berdampak pada kerusakan 6 rumah warga dan sebuah tempat ibadah. Sebaran lokasi kerusakan di Desa Bebar Barat, Ilih dan Kehli. Sejauh ini dipalaporkan nihil korban luka maupun jiwa.