Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Olahraga

Cerita Ketakutan Kecil Valentino Rossi: Pensiun dari MotoGP, Lalu Punya Bayi

"Saatnya memulai hidup baru. Saya sangat ingin tahu meskipun saya juga sedikit takut," kata Valentino Rossi soal pensiun dari MotoGP.

21 Agustus 2021 | 07.57 WIB

Valentino Rossi dan pacarnya, Francesca Sofia. (instagram/@francescasofianovello)
Perbesar
Valentino Rossi dan pacarnya, Francesca Sofia. (instagram/@francescasofianovello)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi mengumumkan bahwa ia akan menjadi ayah dari seorang gadis dalam beberapa bulan ke depan. Setelah mengumumkan kehamilan pacarnya, Francesca Sofia Novella, pembalap 42 tahun itu berbicara tentang masa lalu, sekarang dan masa depannya kepada media Italia, La Reppublica.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Rossi tampak sedang mengalami momen transisi dalam hidupnya. Pada 5 Agustus lalu, pembalap asal Italia itu mengumumkan pengunduran dirinya di akhir musim MotoGP 2021 setelah 26 tahun kiprahnya di dunia balap motor kelas utama. Tak sampai dua pekan setelahnya, ia mengumumkan kehamilan Francesca. Kehidupannya mungkin akan segera berubah.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Saya bukan lagi hanya seorang pembalap, tetapi juga seorang ayah, dalam beberapa bulan ke depan. Ini telah berlangsung seumur hidup dan sekarang adalah waktu untuk berhenti dan mengambil napas dalam-dalam dan mengurangi kecepatan. Saatnya memulai hidup baru. Saya sangat ingin tahu meskipun saya juga sedikit takut," kata Rossi dikutip dari Motosan.

Valentino Rossi mengumumkan kehamilan tunangannya, Francesca Sofia Novello dengan mengunggah foto bergaya konyol. Pembalap berjulukan The Doctor kali ini benar-benar menjadi dokter dalam sesi foto tersebut. Instagram/@valeyellow46

Setelah memutuskan untuk berhenti dari balapan, juara dunia sembilan kali itu merasa lebih tenang. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu kini ingin mencoba segalanya hingga saat-saat terakhir. “Saya berhenti berlari ketika saya merasa tidak layak lagi. Saya sudah lebih tenang karena saya ingin memberikan segalanya dan berusaha sampai akhir."

Rossi akan meninggalkan kehidupannya di lintasan balap, tempat yang menghadirkan kegembiraan dan momen kelam dalam karier olahraganya, termasuk ketika ia kehilangan sahabatnya, Marco Simoncelli dalam kecelakaan balapan di Sirkuit Sepang pada 2011.

Pembalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi. REUTERS/Borut Zivulovic

 

“Setelah Simoncelli, tidak ada yang sama seperti sebelumnya. Ada banyak momen kelam di lintasan. Apa yang terjadi pada Marco tidak diragukan lagi adalah saat yang paling gelap. Saya bahkan tidak ingin membandingkannya dengan orang lain. Itu adalah sesuatu yang sangat berbeda dan itu mengubah hidup kami," ujar Rossi.

Setelah pensiun, banyak yang bertanya-tanya apakah pembalap bernomor 46 akan kembali ke paddock MotoGP secara rutin. Rossi menjawab, “Saya akan datang ke paddock, mungkin tidak selalu, tetapi untuk membantu para pembalap Akademi kami. Aku tidak akan sama, tapi aku akan tetap di sana. Lagi pula saya harus mengatakan bahwa MotoGP ada sebelum Valentino Rossi dan MotoGP akan ada setelahnya. Itu saja," kata dia.

Arkhelaus Wisnu Triyogo

Lulus dari Universitas Indonesia program studi Indonesia pada 2014, ia bergabung bersama Tempo pada 2015. Sempat meliput politik dan hukum seputar Pemilu 2019, ia kini berfokus pada isu gaya hidup dan olahraga. Pada 2019, bersama Danang Firmanto, ia meraih ExCel Award, penghargaan untuk karya jurnalistik terbaik di bidang pemilu di kawasan ASEAN.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus