Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Nusa

14 Ribu Wisatawan Telah Kunjungi Kepulauan Seribu pada Libur Lebaran 2025

Pengunjung di Kepulauan Seribu diperkirakan akan terus bertambah hingga penghujung libur Lebaran 2025 pada Senin, 7 April 2025 mendatang.

3 April 2025 | 21.07 WIB

Sejumlah wisatawan berlibur di Pantai Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin, 1 Januari 2024. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV (KSOP) Kepulauan Seribu menyatakan jumlah wisatawan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mencapai 20.919, atau naik dibandingkan periode tahun 2022 yang hanya sebanyak 5.529 ribu wisatawan di wilayah Kepulauan Seribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Perbesar
Sejumlah wisatawan berlibur di Pantai Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin, 1 Januari 2024. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV (KSOP) Kepulauan Seribu menyatakan jumlah wisatawan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mencapai 20.919, atau naik dibandingkan periode tahun 2022 yang hanya sebanyak 5.529 ribu wisatawan di wilayah Kepulauan Seribu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu Santi Pangaribuan mencatat sebanyak 14.485 ribu wisatawan telah mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kepulauan Seribu. Dia merinci sebanyak 2.565 pengunjung datang pada hari pertama Lebaran, Senin, 31 Maret 2025. Lalu pada hari berikutnya sebanyak 4.672 pengunjung dan 7.293 pengunjung.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Jumlah angka kunjungan wisatawan pada libur Lebaran ini meningkat, bila dibandingkan hari biasanya yang hanya 500 hingga 1.000 orang,” kata Santi melalui keterangan tertulis, Kamis, 3 April 2025.

Menurut dia, tingginya angka pengunjung di Kepulauan Seribu, akan terus bertahan hingga penghujung libur Lebaran 2025 pada Senin, 7 April 2025 mendatang.

Santi mengatakan ribuan pengunjung itu menyeberang ke Kepulauan Seribu dari empat pintu masuk, yakni Dermaga Muara Angke, Marina Ancol, Tanjung Pasir, dan Dermaga Cituis. Mereka menyeberang dengan menggunakan speedboat atau kapal tradisional.

Untuk tarif kapal tradisional dari Dermaga Muara Angke sekitar Rp 50-80 ribu. Dia mengatakan pengunjung juga bisa menyeberang menggunakan kapal yang disediakan Dinas Perhubungan Jakarta dengan tarif sekitar Rp 44-74 ribu.

Sedangkan, jika menyeberang melalui Dermaga Marina Ancol dengan kapal speedboat tarifnya berkisar antara Rp 175-300 ribu. Meski lebih mahal, Santi mengatakan perjalanan menggunakan speedboat relatif lebih cepat dibanding kapal tradisional.

Santi menyebut para wisatawan yang berlibur ke Pulau Seribu mengunjungi destinasi wisata seperti cagar budaya dan resort. Selain itu, kata dia, Pulau Seribu juga menyediakan pilihan wisata lain baik dari sisi pantai, kehidupan bawah laut, flora dan fauna, kuliner serta keindahan lainnya.

“Pulau penduduk masih menjadi lokasi favorit wisatawan. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ini kami akan terus memperluas promosi destinasi di Kepulauan Seribu,” kata dia.

Senada, Lurah Pulau Untung Jawa Sidartawan mengatakan pengunjung mulai ramai berdatangan sejak hari pertama Lebaran. Tercatat 2.600 wisatawan telah mengunjungi destinasi wisata di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.

"Mayoritas wisatawan datang dari Pelabuhan Tanjung Pasir, Tangerang,” kata dia.

Menurut dia, selama berlibur wisatawan mengunjungi Pantai Arsa, Pantai Sakura, Kampung Jepang, Jembatan Pengantin dan Laguna Mangrove. Kemudian ada yang menikmati Water Sport Banana Boat, Donat Boat, Kayak atau Sepeda Air dan Snorkeling di Taman Nemo.

Sidartawan menngatakan guna menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, pihaknya telah mengimbau warga, pemilik warung, pelaku wisata, pemilik kapal dan wisatawan untuk sama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan.

Oyuk Ivani Siagian

Bergabung dengan Tempo pada 2024, sesaat setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus