Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan memantau situasi arus balik Lebaran 2025, di sejumlah titik strategis di Jawa Timur pada Jumat, 4 April 2025. Di sela kegiatan itu, Budi berziarah ke makam Presiden Sukarno atau Bung Karno di Blitar.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pilihan editor: Setelah Revisi UU TNI: Tentara Masuk Kampus
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Budi mengingatkan pentingnya meneladani semangat nasionalisme menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara ini menyebut perjuangan Bung Karno sang proklamator perlu dijadikan teladan.
"Ziarah ini adalah momen refleksi bagi kita semua, bahwa menjaga keamanan, persatuan, dan keutuhan bangsa adalah amanah luhur yang harus dilaksanakan secara tulus dan penuh tanggung jawab oleh seluruh elemen bangsa," kata mantan ajudan presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, dikutip dari keterangan tertulis.
Sejumlah titik pemantauan oleh Budi dan jajarannya meliputi jalur utama, seperti Tol Warugunung dan Tol Ngawi yang terpantau padat, namun tetap lancar. Dia menyampaikan apresiasi kepada personel gabungan TNI-Polri serta kementerian/lembaga atas dedikasi mereka menjaga kelancaran dan keamanan selama periode arus balik tahun ini.
Berdasarkan data terbaru Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan, volume kendaraan menuju Jakarta cukup tinggi. Tol Cipali mencatat sebanyak 32.523 unit kendaraan, sementara Tol Cikampek Utama tercatat 30.619 unit. Adapun jalur Tol Warugunung sebanyak 102.110 unit kendaraan.
Dalam kesempatan yang sama, Budi meminta kepada seluruh personel pengamanan untuk tetap waspada, responsif, dan siap bertindak cepat dalam menghadapi kondisi darurat seperti yang terjadi di Pacet, Mojokerto. Dia menyoroti kondisi cuaca serta insiden lalu lintas, terutama terkait kepadatan di ruas Tol Solo-Semarang KM 442 hingga KM 435 dan bencana longsor di wilayah itu.
“Kami akan terus memastikan seluruh situasi terkendali hingga arus balik selesai sepenuhnya," kata Budi. Kementerian koordinator menyatakan akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi sampai arus balik Lebaran 2025 berakhir untuk memastikan sejumlah titik terus aman dan kondusif.
Adapun survei Kementerian Perhubungan menyatakan puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada H+5 atau Minggu, 6 April 2025 dengan potensi jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 31,49 juta orang. Puncak arus balik pengguna mobil pribadi diprIdulfitriga terjadi pada H+5, dengan jumlah pemudik diperkirakan sebesar 6,97 juta orang memadati Jalan Tol Trans-Jawa.
Pergerakan pemudik kembali ke perantauan pada libur Lebaran tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Saat itu, puncak arus balik terjadi pada H+4 Idulfitri 2024 atau Minggu, 15 April 2024.