Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Siapa Ribka Haluk Pj Gubernur perempuan pertama di Indonesia? Pekan lalu, Jumat, 11 November 2022, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meresmikan tiga Daerah Otonomi Baru alias DOB Papua, yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Dengan begitu, jumlah provinsi di Indonesia bertambah dari 34 menjadi 37 provinsi.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Untuk saat ini, ketiga provinsi tersebut dipimpin oleh Pejabat Gubernur atau Pj Gubernur, yaitu Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan, dan Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Siapa itu Ribka Haluk?
Berdasarkan catatan Tempo, Ribka Haluk diketahui merupakan eks Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Papua serta Pejabat Bupati Yalimo, Papua.
Dikutip dari situs Seputar Papua, Ribka merupakan lulusan Universitas Cendrawasih pada Jurusan Sastra di jenjang Strata Satu. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan magister Ilmu Administrasi di Universitas Garut.
Lantas, pada jenjang doktoral, ia kembali ke Universitas Cendrawasih dengan mengambil fokus pada Ilmu Manajemen. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Ribka diketahui memiliki sejumlah karier cemerlang di bidang pemerintahan.
Karier Ribka Haluk di Pemerintahan
Situs Seputar Papua menyebut bahwa Ribka Haluk sempat menjadi Kepala Subdirektorat Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Kabupaten Jayawijaya pada 2001. Kemudian, Ribka naik jabatan sebagai Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan di Kabupaten Jayawijaya pada 2004.
Karier di pemerintahannya pun semakin meningkat pada 2009 ketika ia ditunjuk sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Kabupaten Jayawijaya. Pada 2010, ia beralih dengan memegang jabatan sebagai Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Jayawijaya.
Perempuan kelahiran Jayawijaya pada 10 Januari 1971 ini mulai memegang jabatan strategis pada 2013 sebagai Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat Terisolasi Papua. Pada 2014, ia dipindahkan menjadi Kepala Dinas Sosial dan Pemukiman Provinsi Papua.
Ribka Haluk Dua Kali Jadi Pejabat Bupati
Berkat rekam jejaknya di pemerintahan yang cukup menyakinkan, pada 2017, Ribka Haluk diketahui menjabat sebagai Pejabat Bupati Mappi.
Dikutip dari Antara, Ribka Haluk dilantik secara langsung oleh Gubernur Papua Lukas Enembe pada Selasa, 11 April 2017. Kala itu, Ribka dilantik untuk menggantikan Stefanus Kaisma yang telah habis masa tugasnya sebagai pegawai.
“Kami mengharapkan agar Pejabat (Pj) Bupati dapat menjaga kondisi keamanan agar tetap aman dan kondusif dalam rangka mendukung tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Mappi,” kata Lukas ketika memberikan pidato pelantikan Ribka Haluk sebagai Pj Mappi seperti dilansir oleh Antara.
Kemudian, pada 2021, Ribka Haluk dilantik kembali menjadi Pejabat Bupati untuk Kabupaten Yalimo. Dikutip dari situs Wartalika, kinerja Ribka kala itu sebagai Pj Bupati mendapatkan apresiasi dari Mendagri Tito.
“Ibu Ribka ini pada waktu (menjabat) Pj Bupati Yalimo itu di tengah-tengah konflik. … Saya sedikit agak underestimate (mencurigai kemampuan Ribka) waktu itu, tapi beliau hadir di tengah-tengah masyarakat dan ternyata dengan sifat keibuan, beliau mampu menyelesaikan dengan baik,” ujar Tito Karnavian.
ACHMAD HANIF IMADUDDIN
Baca juga: Profil Apolo Safanpo, Pj Gubernur Papua Selatan Sekaligus Rektor Universitas Cenderawasih
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.