Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sains

ITB Buka 3 Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru 2019

ITB akan menerima lewat jalur SNMPTN (40 persen), SBMPTN (40 persen), dan SM-ITB (20 persen).

11 Desember 2018 | 06.56 WIB

Kampus ITB/TEMPO/ Budi Yanto
Perbesar
Kampus ITB/TEMPO/ Budi Yanto

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) akan membuka tiga jalur seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana untuk Tahun Akademik 2019-2020.

Baca: Alat Penerjemah Bahasa Isyarat dari ITB Raih Penghargaan E2FESTA
Baca: Konsorsium ITB dan MIT Akan Bikin Bus dan Motor Roda Tiga Listrik
Baca: ITB: Bahan Rahasia Baterai Kendaraan Listrik Ada di Indonesia

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerjasama Pendidikan ITB Prof Mindriany Syafila, mengatakan ketiga jalur tersebut yaitu melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri (SM) ITB.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ia mengatakan untuk kuota masing-masing jalur seleksi tersebut, yakni untuk Fakultas atau Sekolah selain Fakultas Seni Rupa dan Desain (non-FSRD), ITB akan menerima lewat jalur SNMPTN (40 persen), SBMPTN (40 persen), dan SM-ITB (20 persen).

Kemudian untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), ITB menerima jalur SNMPTN (30 persen), SBMPTN (40 persen), SM-ITB (30 persen).

Menurut dia, berbeda dari tahun sebelumnya, ITB membuka Seleksi Mandiri dengan pertimbangan beberapa kondisi, di antaranya adanya perubahan ketentuan kuota jumlah pendaftar per sekolah pada jalur SNMPTN. "Hal ini akan mengurangi kesempatan mahasiswa potensial untuk diterima di ITB melalui jalur SNMPTN," katanya di Bandung, Senin, 10 Desember 2018.

Prof Mindriany menjelaskan pelaksanaan SBMPTN 2019 seluruhnya berbasis UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang dikelola LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Ujian Keterampilan bagi Program Studi Bidang Seni dan Olahraga ditiadakan dan digantikan dengan portofolio karya/penampilan sebagaimana yang dilakukan pada seleksi SNMPTN.

Alasan lain adalah adanya siswa-siswi yang potensial dan kompeten yang tidak dapat diterima di ITB melalui jalur-SNMPTN dan SBMPTN karena kesalahan memilih fakultas atau sekolah.

Lebih lanjut ia mengatakan ITB memiliki kriteria khusus lain dalam proses seleksi untuk calon mahasiswa FSRD terkait potensi kreatif dan kemampuan merespon stimulus secara spontan yang hanya dapat dilakukan melalui Ujian Keterampilan.

Penyelenggaraan Seleksi Mandiri ITB mengakomodasi pelaksanaan Ujian Keterampilan sebagai komponen seleksi untuk menjaring calon mahasiswa yang memenuhi kriteria tersebut.

Dengan adanya Seleksi Mandiri ITB ini diharapkan akan memberikan kesempatan bagi para siswa potensial dan kompeten untuk dapat belajar di ITB.

"Seleksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesempatan yang berimbang dan adil bagi siswa/i yang berasal dari sekolah menengah baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa sebagai bagian peran ITB untuk mendorong kemajuan pendidikan nasional. yang bersekolah di Jawa dan luar Jawa," kata Prof. Mindriany.

ANTARA

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus