Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Dua hari menjelang pembukaan Liga 1 2020, beberapa klub masih sibuk mengotak-atik skuadnya. Berita bola di Tanah Air pada Kamis, 27 Februari 2020, tetap diwarnai soal transfer pemain.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Arema FC merekrut pemain dari Borneo FC dengan status pemain pinjaman. Sementara itu, Madura United mendatangkan tim nasional Uzbekistan, Lutfulla Tuarev.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Berikut ringkasan beberapa berita bola hari ini:
Bek Kanan Borneo FC, Muhammad Ikhsan Gabung ke Arema FC
Bek kanan Borneo FC, Muhammad Ikhsan, bergabung ke Arema FC untuk satu musim. Dikutip dari Wearemanianet, kehadirnnya menambal kekuatan lini belakang tim Singo Edan.
Arema memastikan status si pemain sebagai pemain pinjaman. Melalui akun media sosialnya, Borneo sudah resmi melepas Ikhsan dengan ucapan, “Good luck”. Klub asal Samarinda itu mengonfirmasi bakal meminjamkan Ikhsan selama satu musim ke depan sesuai dengan permintaan Arema.
Musim lalu, bersama Borneo, pemain berusia 20 tahun itu sempat bermain enam kali (457 menit) di Liga 1 2019. Penampilannya sempat mencuri perhatian pelatih Roberto Carlos Mario Gomez yang musim lalu juga melatih Borneo.
“Musim 2020, bek kanan M. Ikhsan akan dipinjamkan ke Arema FC. Semoga dalam masa peminjaman ini saat dia kembali ke Borneo FC akan membuatnya semakin matang. Good luck,” tulis akun Instagram @borneofc.id.
Hadirnya Muhammad Ikhsan dipastikan membuat tim pelatih Arema tak lagi mencari tambahan pemain di posisi bek kanan. Hal ini dikonfirmasi oleh asisten pelatih Arema, Charis Yulianto.
Sebelumnya, untuk mencari pemain dengan posisi bek kanan, tim pelatih sempat mendatangkan tiga pemain seleksi. Dua pemain datang duluan, yakni Revi Agung dan Sius Patay, yang disusul Bakori Andreas kemudian.
“Dengan meminjam Ikhsan dari Borneo, kami akhiri pencarian di posisi bek kanan. Pemain seleksi terakhir, Bakori sudah kami pulangkan,” ujar Charis.
Merapatnya Muhammad Ikhsan ini bisa dibilang istimewa, lantaran tanpa proses seleksi pemain. Charis Yulianto menegaskan, pelatih Mario Gomez yang melatihnya di Borneo FC musim lalu sudah tahu kualitas pemain kelahiran 18 Pebruari 2000 itu.
“Yang terpenting ini demi kebutuhan tim, dan tidak ada waktu lagi untuk Arema FC melakukan proses seleksi karena waktu yang mepet. Lagipula, kami sudah tahu seperti apa kualitas Ikhsan sebelumnya,” kata Charis Yulianto.
Berikutnya berita Madura United dan Persebaya
Madura United Rekrut Pemain Timnas Uzbekistan
Setelah mendatangkan gelandang serang berpaspor Brasil, Bruno Matos, kini Madura United memtuskan tak menyertakan gelandang Brian Ferreira dalam skuadnya.
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengabarkan bahwa Brian akan dipinjamkan ke klub lain. Sebagai gantinya klub asal Pulau Madura ini mengontrak pemain tim nasional Uzbekistan, Lutfulla Tuarev. Pengumuman bergabungnya Tuarev diumumkan secara resmi lewat akun medsos klub, Rabu malam, 26 Februari 2020.
Rahmad Darmawan mengatakan keputusan mendatangkan Tuarev murni karena kebutuhan. Cidera lutut yang mengharuskan Zulfiandi beristirahat total selama 4 bulan pascaoperasi membuat posisi gelandang bertahan timpang karena hanya tersisa Slamet Nur Cahyono setelah gelandang muda Misbakhus Sholihin dipinjamkan ke PSS Sleman.
Menurut RD, Brian Ferreira tak cocok diplot mengisi posisi Zulfiandi karena ia merupakan second striker. Pun begitu Bruno Matos. Maka, agar tak timpang, didatangkanlah pemain gelandang bertahan murni dan pilihannya jatuh pada Tuarev.
Di luar problem tim itu, saat Tuarev datang, tak ada pilihan selain melepas Brian. Sebab PT LIB, penyelenggara Liga 1, hanya mengizinkan satu klub boleh merekrut satu pemain asing Asia. Meski kelahiran Argentina 1994, Brian kini berpaspor Iraq.
"Ini keputusan berat. Sebenarnya kami masih ingin melihat progress Brian ke depan. Tapi karena kebutuhan kompetisi, keputusan harus diambil," kata Rahmad Darmawan.
Persebaya Tanpa Bek Asing, Aji Santoso: Semoga Clean Sheet
Persebaya Surabaya memiliki empat pemain asing untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2020. Namun, dari empat legiun asing yang dikontrak itu, tak satu pun berposisi sebagai pemain belakang.
David da Silva dan Mahmoud Eid masing-masing menempati posisi striker dan penyerang sayap. Adapun Makan Konate dan Aryn Williams sama-sama berposisi sebagai gelandang serang dan gelandang bertahan.
Itu berbeda dengan Persebaya pada musim-musim sebelumnya. Dua musim terakhir, tim berjulukan Green Force tersebut punya satu bek asing. Sebut saja bek asal Brasil yang kini pindah ke Persija, Otavio Dutra.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menyatakan tak masalah tanpa kehadiran bek asing di timnya meskipun selama laga uji coba dan turnamen pramusim belum pernah cleen sheet alias selalu kebobolan.
"Mudah-mudahan kami nanti clean sheet (tak kebobolan). Kita kemasukan satu tidak apa-apa, yang penting bisa memasukkan lebih dari satu," kata legenda hidup Persebaya tersebut, Kamis, 27 Februari 2020.
Mantan pelatih Persela ini yakin dengan kemampuan pemain lokal. "Kami lihat perkembangan lima bek tengah kami cukup positif. Baik Hansamu Yama, Syaifuddin, Zoubairou Garba, Arif Satria, dan Rizky Ridho sangat baik sekali."
Selain lima pemain itu, Aji Santoso punya tiga pemain lain di posisi bek sayap. Mereka adalah Abu Rizal Maulana dan Koko Ari Araya (kanan) serta Nasir (kiri). Aji pun masih berpeluang menambah satu bek kiri, yakni Abduh Lestaluhu.
Persela perkenalkan skuadnya dan soal target Persib musim depan
Persela Lamongan Luncurkan Tim untuk Liga 1 2020
Saat tim-tim kontestan Liga 1 2020 membalut peluncuran skuad dengan segala kesemarakan, tidak demikian halnya dengan Persela Lamongan.
Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini lebih memilih untuk menggelar doa bersama, dalam balutan tema mempererat kekeluargaan, meraih Prestasi di mess Persela, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo No 28, Kelurahan Tumenggungan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu, 26 Februari 2020.
Dalam doa bersama yang diakhiri dengan potong tumpeng dalam menyambut kompetisi Liga 1, manajemen menghadirkan pemain, tim pelatih, suporter, anak yatim piatu hingga penyandang disabilitas.
"Doa bersama ini lebih efektif. Untuk itu kami malam ini mengadakan doa bersama, sebaik-baiknya kita, kalau tidak dapat ridho dari Tuhan tentu itu semua tidak akan terjadi," tutur Ketua Eksekutif Persela, Yuhronur Efendi.
Namun, dikatakan Yuhronur, manajemen Persela tidak menutup kemungkinan untuk memperkenalkan para penggawa yang berseragam Persela di kompetisi musim 2020 ke publik.
"Nanti kita lihat lagi, kalaupun waktunya memungkinkan yah akan kita launching dengan tetap melihat situasi. Nanti kita launching pemainnya di stadion kan sama saja," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten (Seskab) Lamongan ini.
Lebih lanjut ia mengatakan, dengan doa bersama ini, manajemen mengharapkan pencapaian lebih baik bisa diraih Laskar Joko Tingkir di kompetisi musim 2020.
"Kami selalu menetapkan target yang lebih baik dari tahun lalu. Siapa yang tidak ingin timnya juara. Kami cukup realistis dengan apa yang kami miliki tapi kami terus berusaha untuk terus menjadi yang lebih baik dan bisa juga yang terbaik dari seluruh tim yang ada," ucap Yuhronur.
Di tempat yang sama, Eky Taufik Febriyanto, kapten Persela berharap, doa bersama ini memberikan dampak positif untuk psikologis pemain. "Semoga malam ini bisa memberikan dampak positif pada kami di Liga 1 nanti," katanya.
Lebih jauh Eky berharap semua elemen di Persela Lamongan bisa bersinergi untuk mengarungi ketatnya persaingan kompetisi Shopee Liga 1 2020. "Kita akan berjuang 10-11 bulan, itu perlu kerja sama semua pemain, manajemen, suporter, apapun yang terjadi saling berjuang bersama-sama," tuturnya.
Persib Bidik 3 Target Musim Ini
Persib Bandung menargetkan dua gelar juara sekaligus pada musim 2020. Selain menargetkan bisa mengangkat trofi Liga 1 musim ini, skuad asuhan Robert Rene Alberts pun diharuskan untuk merengkuh gelar juara di turnamen Piala Indonesia 2020.
"Kami ingin menjadi juara di dua kompetisi, kami ingin memenangi liga dan kami harap ada keseriusan mengenai Piala Indonesia di tahun ini," ujar Robert Alberts usai memimpin latihan rutin anak asuhnya di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kota Bandung, Kamis, 27 Februari 2020.
Sebelumnya, pada Rabu siang, 26 Februari, manajemen Persib mengumpulkan pemain juga tim pelatih untuk membahas target yang diusung pada musim ini. Berdasarkan obrolan itu, disepakati kalau Persib harus keluar menjadi juara Liga 1 juga Piala Indonesia.
"Pertemuan yang bagus kemarin. Pemain sudah memusatkan pikirannya pada kompetisi musim ini dan kami keluar dengan satu konklusi (juara Liga 1 dan Piala Indonesia)," ucapnya.
Selain itu, pelatih berpaspor Belanda itupun menargetkan anak asuhnya untuk bisa menembus turnamen AFC Cup untuk musim depan. Menurut dia, target yang diusung Persib itu tidaklah muluk-muluk dan bisa terealisasi melihat kekompakan dan kekuatan skuad Maung Bandung musim ini.
"Dan target ketiga adalah kami ingin bermain di kompetisi AFC musim depan, jadi kami mematok target untuk dicapai bersama tim kemarin," ucap dia.
Persib akan memulai perjalanan di Liga 1 2020 pada Ahad mendatang. Mereka akan menghadapi Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat.
WEAREMANIA.NET | MUSTHOFA BISRI | NUR HADI | LIGA INDONESIA