Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Rasanya sangat enak. Tapi sulit juga untuk mengunyah kalajengking, ya rasanya seperti keripik kentang" kata Jolie. Ibu enam anak sudah lama memiliki kebiasaan menyantap serangga. Sebelumnya, Jolie pernah menyantap kecoa dan tarantula.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Angelina Jolie menyapa para pengungsi saat tiba di kamp pengungsi Al Zaatri, di kota Mafraq, Jordania, dekat perbatasan dengan Suriah, 28 Januari 2018. REUTERS
Para ilmuwan sudah menganjurkan konsumsi serangga, semisal laba-laba besar atau tarantula, kalajengking, belalang, dan jangkrik, sejak bertahun-tahun lalu. Hewan-hewan kecil itu diklaim mengandung protein tinggi dan zat besi yang lebih banyak dari daging sapi.
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Agriculture and Food Chemistry pada 2016 disebutkan bahwa serangga menyediakan magnesium, zat besi, dan nutrisi lain yang setara dengan sepotong daging steak. Para peneliti dari American Chemical Society (ACS) menyatakan belalang dan jangkrik sebagai sumber nutrisi yang lebih baik dari daging sapi, terutama kandungan zat besi.
Belalang, belatung, dan jangkrik mengandung kalsium, seng, dan tembaga yang lebih tinggi dari steak sirloin. Menurut pakar diet Vandana Seth, serangga bisa ditambahkan ke dalam pola makan yang sehat dan di dunia ini ada 2.000 spesies serangga yang bisa dimakan.
"Secara umum, serangga mengandung protein tinggi, rendah karbohidrat, juga mengandung vitamin, mineral, dan lemak. Karena banyaknya varietas serangga, kadar nutrisinya juga tidak sama," ujarnya kepada Health. Sayangnya, banyak serangga yang sudah terkontaminasi pestisida dan zat-zat kimia lain sehingga bila ingin mengkonsumsinya harus mencari dari sumber yang bisa dipercaya.
ANDRA PRABASARI | PIPIT