Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Begini Warga Kampung Bali Mengenal Pria di Video Masjid Al Huda

Kepolisian telah mengungkap bahwa pria yang terekam dalam video itu adalah Andri Bibir.

26 Mei 2019 | 06.13 WIB

Situasi Musala Al Huda dan lahan kosong milik Smart Service Parking di Kampung Bali, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Mei 2019. TEMPO/M Yusuf Manurung.
Perbesar
Situasi Musala Al Huda dan lahan kosong milik Smart Service Parking di Kampung Bali, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Mei 2019. TEMPO/M Yusuf Manurung.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta – Sejumlah warga Kampung Bali mengenali Andri Bibir, 30 tahun, sosok pria yang terekam dalam video viral dugaan pemukulan oleh anggota Brimob di lahan Smart Service Parking, di dekat Masjid Al Huda Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis pagi, 23 Mei 2019.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Salah seorang warga di kawasan Kampung Bali berinisial I, mengenal Andri dengan nama Andre. Wajah Andre, dia kenali dari media yang memuat wajahnya sebagai pria yang digebuki di dekat Masjid Al Huda Kampung Bali. “Dia memang sering nongkrong di sini. Tapi di depan tempat parkir,” kata I saat ditemui di Jalan Kampung Bali 17, Sabtu, 25 Mei 2019.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ia mengenal Andre sebagai tukang ojek dan juru parkir di kawasan Sarinah setiap car free day. Andre, kata dia, memang sering nongkrong dan tidur di lahan Smart Service Parking bersama temannya Marcus dan Lubis yang juga ikut diciduk.

Total, kata dia, ada empat yang diciduk dan digebuki di Smart Service Parking, yakni Marcus, Andre, Lubis dan Jurianto. “Jurianto saya tidak terlalu kenal. Mungkin kalau lihat wajahnya baru bisa mengenalinya," ujarnya.

Menurut dia, pria yang digebuki anggota Brimob dan videonya viral di media sosial itu bukan Andre, melainkan Marcus. Selain itu, dia tidak yakin dengan keterangan polisi bahwa pria yang ditangkap karena menyiapkan batu untuk massa aksi 22 Mei guna melawan polisi. “Saya tidak yakin. Mereka memang sering di sini nongkrong dan ditangkap karena saat kejadian ada di sana," kata dia.

Ia menuturkan warga Kampung Bali maupun Kebon Kacang justru ketakutan saat kejadian. Sebagian besar lebih memilih berada di dalam rumah. “Warga kami sudah malas ikut-ikut tawuran seperti itu. Sudah pada tahu nanti akhirnya,” ujarnya.

Kepolisian telah mengungkap bahwa pria yang terekam dalam video itu adalah Andri Bibir. Andri juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan 22 Mei. Ia disebut berperan sebagai pemasok batu yang dipakai para demonstran untuk melempari polisi.

"Saudara A alias Andri Bibir perannya adalah mengumpulkan batu ke dalam tas ransel. Dia yang menyuplai kepada teman-temannya ini," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Kementerian Poltik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2019.

Di tempat yang sama, Andri yang dihadirkan polisi mengakui pria dalam video viral itu adalah dirinya. "Waktu diperiksa saya melihat video itu. Saya bilang itu video saya. Ini pas penangkapan saya," kata dia.

Imam Hamdi

Bergabung dengan Tempo sejak 2017, setelah dua tahun sebelumnya menjadi kontributor Tempo di Depok, Jawa Barat. Lulusan UPN Veteran Jakarta ini lama ditugaskan di Balai Kota DKI Jakarta dan mendalami isu-isu human interest.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus