Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Hingga Akhir Libur Maulid Nabi, Sekitar 150 Ribu Orang ke Ancol

Hingga beberapa jam menjelang akhir libur Maulid Nabi Muhammad SAW, sekitar 150 ribu wisatawan mengunjungi taman hiburan Ancol.

3 Desember 2017 | 21.23 WIB

Cerita pasang surut bisnis sewa tikar di pantai Ancol (dok Ancol)
Perbesar
Cerita pasang surut bisnis sewa tikar di pantai Ancol (dok Ancol)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Hingga beberapa jam menjelang akhir libur Maulid Nabi Muhammad SAW, sekitar 150 ribu wisatawan mengunjungi taman hiburan Ancol. Meskipun begitu Humas Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan tidak terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan pada libur panjang akhir pekan kali ini.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Rika mengatakan, terhitung hingga pukul 18.00 WIB, ada 39.451 wisatawan yang masuk ke Ancol pada hari terakhir libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Ahad 3 Desember 2017. Sedangkan pada Sabtu 2 Desember 2017, terhitung ada 59.128. Namun di hari pertama libur panjang yakni Jumat 1 Desember 2017, jumlah wisatawan malah lebih rendah yakni 50.310. Angka ini sesuai target pengunjung yakni 50 ribu orang per harinya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Rika mengatakan, area yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah sepanjang pantai Ancol. Ia mengatakan 70 persen dari jumlah wisatawan berkumpul di pantai.

Baca: Harapan Anies Baswedan Ketika Buka Ancol Gratis untuk KJP

Ketika Tempo mengunjungi Pantai Ancol pada Sabtu, 2 Desember 2017 sore, kepadatan wisatawan terlihat tidak terlalu membeludak dan area pantai terlihat cukup lengang. Dari pantauan Tempo, pengunjung pantai Ancol sore itu sebagian besar keluarga yang membawa anak-anak.

Meskipun cahaya matahari di Pantai Ancol sore itu terlihat terhalang awan alias mendung, para pengunjung terlihat menikmati suasana di utara Jakarta itu. Sejumlah bocah berumur sekitar 5-10 tahun bermain di pantai, ada yang bermain pasir dan ada juga yang berenang. Mereka terus bermain tanpa mempedulikan baju mereka yang basah dan dipenuhi pasir hitam.

“Lagi bikin istana pasir,” kata Moses Farahyunto. Kedua tangan bocah berusia 7 tahun itu penuh dengan pasir hitam.

Tidak jauh dari area bermain Moses, Fahri Aprilia, berusia 11 tahun terlentang kaku. Badannya terlihat dipenuhi gundukan pasir dari ujung kaki hingga leher. Di kiri kanannya, dua orang temannya semangat menyiramkan pasir ke atas tubuh Fahri.

Pengunjung pantai Ancol, Arif Firdaus (34) mengatakan sengaja memanfaatkan libur panjang untuk mengajak anaknya Zefa Zidane (8) ke pantai. Arif mengatakan ia bersama istri dan anaknya berangkat dari rumahnya di Tangerang untuk bisa menikmati pantai yang harganya murah dan dekat dengan rumah.

Dari kejauhan, Zefa yang mengenakan kaos hitam dan celana pendek putih terlihat basah kuyup sehabis mencemplungkan badannya di air Pantai Ancol. Arif mengaku sengaja melepas anaknya di pinggir pantai agar berani dengan air. “Tidak apa-apa saya lepas, biar berani seperti bapaknya,” kata dia.

 

 

 

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus