Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah sapi kurban yang akan dipotong pada Idul Adha 2021 mengamuk di beberapa daerah di Jakarta. Hewan kurban tersebut mengamuk dan menyerang warga, bahkan berusaha melarikan diri dengan melompat ke kali.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Ini sapi mau dipotong, ngamuk nyeruduk warga sampe kabur ke gang," ujar Solehin, salah seorang warga Cipinang Bali 2, Jakarta Timur yang Tempo temui pada Selasa, 20 Juli 2021.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Soleh bercerita, dia kejar-kejaran dengan sapi tersebut. Ia mengatakan ada beberapa warga yang terluka akibat diseruduk dan terseret saat sedang menahan tali ikatan.
Di Jalan Anggrek RT 02 RW 12, Jurangmangu, Tangerang Selatan, seekor sapi terperosok masuk ke dalam parit sedalam 1 meter. Dibutuhkan 12 orang petugas Damkar dengan alat katrol untuk mengevakuasi sapi tersebut.
"Buruh waktu 1,5 jam untuk dievakuasi," ujar Humas Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Mulat Wijayanto.
Kejadian sapi kurban mengamuk dan terlepas juga terjadi di Kebon Bawang Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sapi berukuran besar menyeruduk sejumlah warga sebelum akhirnya tercebur ke dalam kali. Proses evakuasi untuk mengeluarkan hewan kurban tersebut dari dalam kali sedalam dua meter itu melibatkan puluhan warga setempat.
Video sapi lepas dan mengamuk di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, juga viral di media sosial. Dalam video itu, sekitar 10 orang warga berusaha menangkap sapi kurban itu, namun mereka kocar-kacir saat sapi mengamuk dan menyeruduk. "Warga sampai keliling kampung 500 meter mengejar sapi itu," bunyi keterangan di video tersebut.
Baca juga: Begini Damkar Evakuasi Sapi Kurban yang Terperosok ke Parit Jurangmangu