Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Mal Grand Indonesia Perbanyak Patroli Usai Ledakan di Polsek Astanaanyar Bandung

Pengelola Mal Grand Indonesia tidak mengungkap berapa banyak petugas yang dikerahkan, karena alasan keamanan.

7 Desember 2022 | 19.42 WIB

Suasana pusat perbelanjaan Grand Indonesia di Jakarta, Rabu, 9 Februari 2022. Meski PPKM Level 3, namun pemerintah menaikkan kapasitas jumlah pengunjung di tempat usaha mulai supermarket, warung makan, restoran hingga mall di DKI Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Perbesar
Suasana pusat perbelanjaan Grand Indonesia di Jakarta, Rabu, 9 Februari 2022. Meski PPKM Level 3, namun pemerintah menaikkan kapasitas jumlah pengunjung di tempat usaha mulai supermarket, warung makan, restoran hingga mall di DKI Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Mal Grand Indonesia (GI) meningkatkan pengamanan setelah peristwa ledakan bom Polsek Astanaanyar di Bandung. General Manager Pemasaran, Komunikasi dan Operasi Grand Indonesia Kantoro Permadi mengatakan patroli diperbanyak dan jumlah petugas ditambah.  

"Kami melakukan penebalan dengan menambah jumlah petugas jaga dan memperbanyak frekuensi patroli," kata Kantoro di Jakarta, Rabu, 7 Desember 2022, seperti dikutip dari Antara.

Frekuensi patroli petugas yang semula satu jam sekali ditambah menjadi setiap 30 menit. Namun Kantoro tidak mengungkap berapa banyak petugas yang dikerahkan, karena alasan keamanan.  

Meski jumlah petugas jaga di salah satu pusat belanja terbesar di Jakarta itu ditambah, pengamanan dilakukan seperti biasa sehingga tidak muncul kesan panik berlebihan. Namun untuk meningkatkan pengamanan, setiap pengunjung menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan itu dilakukan sejak pengunjung masuk tempat parkir. Barang bawaan dan tas pengendara motor wajib diperiksa, begitu pula bagasi motor.

Pengunjung yang membawa kendaraan roda empat juga tak luput dari pemeriksaan. Pemeriksaan rutin juga dilakukan ketika pengunjung masuk lobi mal barat dan timur. Barang bawaan wajib melewati mesin X-ray. Pengunjung juga wajib scan aplikasi PeduliLindungi.

Pengetatan prosedur pengamanan itu dilakukan setelah terjadi ledakan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu pagi. Pelaku bom bunuh diri itu belakangan diketahui adalah mantan narapidana terorisme bernama Agus Sujatno alias Abu Muslim. Agus merupakan warga Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batu Nunggal, Bandung.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Polda Jawa Barat mengumumkan ada sebelas orang mengalami luka, yakni 10 anggota polisi dan satu orang warga sipil yang sedang melintas. Sedangkan pelaku bom bunuh diri dipastikan tewas di lokasi.

Untuk mengantisipasi kemungkinan serangan serupa terjadi di Ibu Kota, kepolisian di seluruh DKI Jakarta pun melakukan pengetatan keamanan di setiap kantor atau markas Kepolisian. Selain kepolisian, pengelola pusat belanja seperti Grand Indonesia juga melakukan peningkatanan pengamanan. 

Baca juga: 
Viral Tarif Parkir Liar Mahal, Grand Indonesia Minta Penambahan Lahan Parkir

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus