Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Bekasi - Tim penjinak bom Gegana Polri dikerahkan bersama dengan 1.945 personel gabungan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian RI, serta pemerintah daerah ke Bekasi Kota Bekasi pada malam Tahun Baru 2018.
Pengerahan pasukan keamanan ini berkaitan dengan pemetaan yang dihasilkan oleh Polres Metro Bekasi Kota atas 25 titik yang akan menjadi pusat penjagaan keamanan pada malam pergantian tahun, Minggu, 31 Desember 2017.
Juru bicara Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari menuturkan, tim Gegana akan dibantu anjing pelacak K-9 Mabes Polri. "Tim ini memiliki kemampuan khusus," ujar Erna pada Jumat, 29 Desember 2017.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Simak: Ini Keriaan di Situ Babakan pada Malam Tahun Baru 2018
Erna tak mau menjelaskan mengapa tim penjinak bom dan anjing pelacak bom serta narkoba diterjunkan di Kota Bekasi. Namun, sebelumnya, pengamat terorisme Al Chaidar meminta Kepolisian berjaga ekstra ketat di sejumlah titik vital dari ancaman teroris pada Natal 2017 dan malam Tahun Baru 2018.
Menurut Al Chaidar, buntut pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel bisa berdampak pada situasi keamanan di Indonesia
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Lihat: Natal dan Tahun Baru, Al Chaidar: Tangerang-Bekasi Waspadai Teror
Untuk kawasan di Jabodetabek, Al Chaidar mengingatkan Kepolisian agar mengantisipasi serangan di kawasan Tangerang dan Bekasi yang diduga banyak anggota kelompok teroris di sana. Al Chaidar merekomendasikan penjagaan di sejumlah obyek vital, seperti kantor polisi, kantor pemerintah, dan kantor partai politik.
Kepala Bagian Operasional Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Aslan Sulastomo menuturkan, 25 titik keramaian yang diindentifikasi antara lain pusat perbelanjaan, kantor pemerintah, serta rumah sakit.
Aslan menerangkan, dari 25 titik tersebut fokus utama penjagaan adalah pusat keramaian masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun, antara lain lokasi car free night di Jalan Ahmad Yani yang diperkirakan akan dipenuhi 7 ribu orang dan kawasan Summarecon Bekasi dengan estimasi massa 10 orangorang.
Kemudian, kawasan Mal Ciputra, Jatisampurna, (2 ribu orang), Grand Galaxy Park di Bekasi Selatan (2 ribu orang), dan Kota Harapan Indah di Kecamatan Medansatria (5 ribu orang).
"(Penjagaan) Pengamanan (malam Tahun Baru 2018) secara terbuka maupun tertutup," ucap Aslan pada hari ini, Jumat, 29 Desember 2017.