Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Mantan Penasihat KPK Dikabarkan Mundur dari Jabatan Kepala Bapenda DKI

Anggota DPRD DKI Syarif menyatakan telah mendapat informasi tentang pengunduran diri Kepala Bapenda DKI.

25 Februari 2021 | 22.32 WIB

Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Mohammad Tsani Annafari, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 29 November 2019. Mohammad Tsani Annafari, menyatakan resmi mengundurkan diri per 1 Desember dan kembali bekerja di Kementerian Keuangan. TEMPO/Imam Sukamto
Perbesar
Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Mohammad Tsani Annafari, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 29 November 2019. Mohammad Tsani Annafari, menyatakan resmi mengundurkan diri per 1 Desember dan kembali bekerja di Kementerian Keuangan. TEMPO/Imam Sukamto

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Mohammad Tsani Annafari dikabarkan mengundurkan diri. Adapun Tsani baru menjabat Kepala Bapenda DKI pada Agustus tahun lalu.

Anggota DPRD DKI Syarif menyatakan telah mendapat informasi tentang pengunduran diri Tsani. "Iya saya mendengarnya begitu," kata Syarif saat dihubungi wartawan di Balai Kota DKI, Kamis, 25 Februari 2021.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Namun Syarif menyatakan belum mendapatkan informasi resmi terkait keputusan pejabat DKI mundur itu. Sebelum menjabat sebagai Kepala Bapenda DKI, Tsani menduduki posisi sebagai penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi. Tsani mundur dari jabatan Penasihat KPK sejak Desember 2019.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ketua komisi bidang pemerintahan DPRD DKI Mujiyono mengatakan Tsani adalah salah satu pejabat DKI yang mendapatkan catatan kinerja. "Termasuk dalam evaluasi," kata politikus Demokrat itu.

Baca juga: Bapenda DKI Beri Relaksasi Wajib Pajak PBB-P2 di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Mujiyono, salah satu pertimbangan yang menjadi evaluasi pergeseran Kepala Bapenda DKI Mohammad Tsani Annafari adalah yang bersangkutan tidak percaya diri dengan target pendapatan asli daerah Jakarta. "Setahu saya dia itu di rapat banggar kaitannya dengan PAD, dia harus punya rasa optimis, tapi terukur. Beberapa kali rapat di Banggar beliau agak setengah terpaksa kalau dikaitkan dengan target pendapatan."

Imam Hamdi

Bergabung dengan Tempo sejak 2017, setelah dua tahun sebelumnya menjadi kontributor Tempo di Depok, Jawa Barat. Lulusan UPN Veteran Jakarta ini lama ditugaskan di Balai Kota DKI Jakarta dan mendalami isu-isu human interest.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus