Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Persija Jakarta versus Bali United di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu malam, menyebabkan sejumlah tanaman hias rusak terinjak-injak. Kerusakan tanaman hias itu terjadi di sepanjang jalur hijau Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Seorang petugas Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat, Reni, mengatakan tanaman tersebut rusak akibat terinjak-injak suporter sepak bola. "Mungkin sekitar 30 persen dari total tanaman yang ada," kata perempuan ini saat mendata kerusakan tanaman di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Ahad, 18 Desember 2018.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Reni mengatakan kebanyakan tanaman yang rusak tak bisa ditanam kembali karena sudah mati. Karena itu, tanaman harus diganti dengan yang baru. "Mungkin besok mulai ditanam lagi. Kalau sekarang baru bersihin sampah dan mendata aja."
Reni mengatakan tanaman yang paling banyak rusak berjenis bayam merah, anjuang merah, anjuang kribo, bakung, dan pisang-pisangan. Kebanyakan tanaman itu, kata dia, baru ditanam tiga hari yang lalu. "Ini baru ditanam kemarin, lho, buat Asian Games," katanya.
Menurut pantauan Tempo, tanaman yang rusak di kedua jalan tadi paling banyak yang berada di pinggir separator jalan. Tanaman-tanaman tersebut tampak gepeng dengan tanah. Sisa-sisa jejak kaki manusia juga masih terlihat di permukaannya.
Tanaman yang rusak itu terdapat di sejumlah titik tempat pejalan kaki yang hendak menyeberang dari satu sisi jalan ke sisi jalan lainnya. Tampaknya, para suporter yang hendak menuju atau pulang dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) memaksa menyeberang di tempat tersebut meski harus merusak tanaman.