Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Puluhan Warga di Larangan Tangerang Nekat Terobos Banjir Menuju TPS Demi Coblos Pemilu

Banjir di kawasan Ciledug-Larangan, Kota Tangerang, terjadi akibat hujan lebat sejak dini hari.

14 Februari 2024 | 18.09 WIB

Meski tergenang banjir, Tempat Pemungutan Suara (TPS) 54 di Larangan, Kota Tangerang tetap berjalan, Rabu, 14 Februari 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Perbesar
Meski tergenang banjir, Tempat Pemungutan Suara (TPS) 54 di Larangan, Kota Tangerang tetap berjalan, Rabu, 14 Februari 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang tetap beroperasi meski tergenang banjir. Puluhan warga pun rela menerjang banjir untuk memberikan suaranya dalam Pemilu 2024 di TPS.

Selain warga, saksi dari partai politik juga tetap bekerja meski harus menunggu KPPS membereskan TPS yang tergenang. Afifah, saksi TPS 53 dari Partai Demokrat telah menunggu lebih dari tiga jam sebelum pemungutan suara digelar. Keterlambatan itu  terjadi karena banjir yang menggenangi TPS di kawasan Taman Asri. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Belum dimulai dari jam 7 karena masih banjir. Ini jam 10 belum mulai karena masih beberes," kata Afifah saat ditemui Tempo, Rabu, 14 Januari 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Banjir di kawasan Ciledug-Larangan terjadi akibat hujan lebat sejak dini hari. Tak hanya di Kota Tangerang, hujan juga menyebabkan sebagian kawasan Tangerang Selatan kebanjiran.  

Meski begitu, Afifah mengatakan, antusiasme warga membludak. Berdasarkan pantauan Tempo, warga tetap menunggu di depan TPS meski belum dibuka. 

Kejadian yang sama juga terjadi di lokasi pencoblosan Pemilu 2024 lain di Larangan. Sonia, saksi TPS 54 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut TPS tetap buka meski sempat tertunda karena tergenang. "Soalnya pada mau nyoblos," ujarnya. 

Yuris, pemilih di TPS 54 memutuskan untuk tetap mencoblos meski banjir menggenangi Ciledug-Larangan. Meski kaki masuk genangan air, ia mendatangi TPS agar bisa memberikan suaranya. 

"Itu kan kewajiban kita sebagai warga negara untuk mencoblos. Satu suara berarti banget. Jadi saya harus benar-benar nyoblos, enggak boleh golput," kata Yuris kepada Tempo. 

Tak hanya Yuris, puluhan warga juga rela mengantre meski TPS tergenang. Sebagian ada yang terlihat sambil membawa sarapan dan camilan. Banyak di antara pemilih itu yang juga berfoto di depan TPS. 

Berdasarkan pantauan Tempo, Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin, dan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho ikut memantau langsung beberapa TPS yang terendam banjir di kawasan Ciledug-Larangan. Bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran, Pemerintah Kota Tangerang ikut memastikan kelancaran pencoblosan di tengah banjir. 

Pilihan Editor: 

Pilihan Editor: Menantu Rizieq Shihab Datang ke TPS di Jalan Petamburan, Doakan Anies Menang

Savero Aristia Wienanto

Bergabung dengan Tempo sejak 2023, alumnus Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada ini menaruh minat dalam kajian hak asasi manusia, filsafat Barat, dan biologi evolusioner.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus