Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Tesla Tangguhkan Produksi Mobil Listrik di Pabrik Shanghai, Apa Penyebabnya?

Tesla dikabarkan telah menangguhkan sementara produksi mobil listrik di pabrik Shanghai, Cina. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di sini!

11 Mei 2022 | 12.00 WIB

Para karyawan bekerja di Gigafactory Tesla di Shanghai, Cina timur, pada 20 November 2020.  Saat ini proyek Gigafactory fase kedua sedang dalam tahap konstruksi. (Xinhua/Ding Ting)
Perbesar
Para karyawan bekerja di Gigafactory Tesla di Shanghai, Cina timur, pada 20 November 2020. Saat ini proyek Gigafactory fase kedua sedang dalam tahap konstruksi. (Xinhua/Ding Ting)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Tesla dikabarkan telah menangguhkan sementara produksi mobil listrik di pabrik Shanghai, Cina. Penangguhan ini nyatanya datang tiga minggu setelah sebelumnya Tesla juga sempat memberhentikan sementara produksinya di pabrik yang sama.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Saat ini masalah penangguhan produksi mobil listrik itu tak terlepas dari masalah pasokan. Salah satu pemasok yang bermasalah adalah pembuat wire harness Aptiv. Itu terjadi setelah karyawannya terjangkit infeksi.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Gangguan produksi ini terjadi pada saat Tesla bertujuan untuk meningkatkan pembuatan mobil listrik di pabrik Shanghai menjadi 2.600 unit per hari. Masalah ini diklaim karena Cina saat ini memutuskan untuk melakukan lockdown untuk menindaklanjuti virus Covid-19.

Sebelumnya pada pekan lalu, asosiasi otomotif Cina memperkirakan penjualan mobil di negara tersebut bakal turun 48 persen pada April. Hal itu tak terlepas dari aturan lockdown, penutupan pabrik, hingga pembatasan mobilitas.

Kendati mengalami masalah pasokan, CEO Tesla Elon Musk memprediksi bahwa mobil listrik buatannya bakal tetap meningkat di sisa tahun ini. Mengingat, penjualan mobil Tesla pada kuartal pertama ini terbilang lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya.

Terlepas dari itu, Tesla juga dikabarkan melakukan penarikan kembali (recall) sebanyak 130 ribu unit di pasar Amerika Serikat. Itu dilakukan setelah munculnya kelihan overheating yang dapat menyebabkan layar sentuh tidak berfungsi.

Seluruh mobil listrik Tesla yang diproduksi pada 2021 dan 2022 dikabarkan mengalami hal serupa. Menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), Tesla bakal memperbarui perangkat lunak over the air untuk mengatasi masalah tersebut.

REUTERS

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus