Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

TOD Dukuh Atas, Begini Konsep Pedestrian di Jalan Kendal

Kawasan Dukuh Atas akan disiapkan menjadi Transit Oriented Development (TOD) bagi enam jenis transportasi umum.

6 Maret 2019 | 10.53 WIB

Penampakan Taman Dukuh Atas yang dibangun di atas stasiun bawah tanah Dukuh Atas, Ahad, 9 September 2018. Di area taman itu berdiri bangunan cooling tower & ventilation tower (CTVT) dan pedestrian. TEMPO/Lani Diana
Perbesar
Penampakan Taman Dukuh Atas yang dibangun di atas stasiun bawah tanah Dukuh Atas, Ahad, 9 September 2018. Di area taman itu berdiri bangunan cooling tower & ventilation tower (CTVT) dan pedestrian. TEMPO/Lani Diana

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan kawasan Dukuh Atas akan menjadi transit hub yang menghubungkan dan mengintegrasikan moda tranportasi. Karena itu, di Jalan Kendal, akan dibangun pedestrian yang bakal memberi akses bagi pejalan kaki.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Yang paling utama dari rencana ini adalah kemudahan akses untuk menjangkau angkutan umum," kata Sigit pada Selasa, 5 Maret 2019.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Sigit mengatakan kawasan Dukuh Atas akan disiapkan menjadi Transit Oriented Development (TOD) bagi enam jenis transportasi umum, yakni MRT Jakarta, LRT Jabodebek, LRT Jakarta, BRT Transjakarta, Kereta bandara, dan kereta Commuterline. Pembangunan pedestrian merupakan langkah awal pembangunan TOD tersebut.

Baca: Persiapan Pengoperasian MRT, Pedestrian Dibangun di Jalan Kendal

Berikut rencana alih fungsi terowongan Jalan Kendal menjadi area Pedestrian:

- Mengintegrasikan kawasan Stasiun MRT, stasiun kereta Commuterline, dan Kereta Bandara di sisi Sungai Kanal Barat

- Menyediakan laybay Transjakarta dan penataan angkutan online

- Menyiapkan fasilitas pop up retail dan entertainment bekerja sama dengan UMKM

- Beautification

Profil area:

- Panjang area: 700 meter

- Lebar: 8 meter

- Target: 2021

- Anggaran: Rp 20 triliun

Konsep penataan lalu lintas di kawasan proyek:

- Pemberlakuan sistem satu arah blok Tanjung karang (kuadran utara-barat)

- Pemberlakuan sistem satu arah blom Jalan Blora (kuadran utara-timur)

- Pemberlakuan sistem satu arah blom Landmark-BNI

Proyek lain kawasan TOD yang juga sedang dibangun:

- Stasiun MRT Bawah Tanah trayek Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia

- Taman Dukuh Atas di sisi barat Jalan Jendral Sudirman

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus