Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ekonomi

Berita Tempo Plus

<font size=1 color=#FF9900>KELAPA SAWIT</font><br />Sengsara di Dasar Rantai Makanan

Anjloknya harga minyak sawit mentah menghantam petani. Pemerintah harus mengembangkan industri hilir.

15 September 2008 | 00.00 WIB

<font size=1 color=#FF9900>KELAPA SAWIT</font><br />Sengsara di Dasar Rantai Makanan
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

RUMPUT tumbuh lebat di kebun sawit Syafruddin. Sudah tiga pekan pria 53 tahun itu membiarkan gulma menutupi enam hektare lahannya. Dia tak sendiri. Di kampungnya, Air Hitam, Kecamatan Gebang, Langkat, Sumatera Utara, hampir semua petani sawit bersikap sama.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus