Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Pemerintah mengklaim arus mudik tahun ini lancar karena kebijakan work from anywhere (WFA) dan rekayasa lalu lintas.
Berbeda dengan data KAI, Jasa Marga, InJourney Airport, Kementerian Perhubungan mencatat jumlah pemudik 2025 turun.
Sejumlah pakar transportasi menilai ada faktor utama penyebab arus mudik lancar.
PUNCAK arus mudik Lebaran 2025 telah terlewati. PT Jasa Marga Tbk mencatat 2,16 juta kendaraan meninggalkan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi selama periode 21 Maret-1 April 2025. Angka ini naik 0,6 persen dibanding pada Lebaran 2024.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan lalu lintas keluar Jabotabek didominasi oleh kendaraan menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 1,21 juta kendaraan (55,8 persen).
“Sementara itu, sebanyak 537.347 kendaraan (24,8 persen) mengarah ke barat (Merak) dan 421.704 kendaraan (19,4 persen) menuju selatan (Puncak),” katanya dalam keterangan resmi, Kamis, 2 April 2025.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo