Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

BPS Catat Inflasi November 0,38 Persen, Cabai Merah hingga Cabai Rawit Jadi Penyumbang Utama

Komoditas penyumbang utama inflasi adalah cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,16 persen.

1 Desember 2023 | 12.11 WIB

Aktivitas penjualan cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin, 13 November 2023. Melansir dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional dari Bank Indonesia, data mencatat harga semua jenis cabai yang kian melonjak. Sementara di DKI Jakarta, harga cabai rawit merah sebesar Rp 97.500 per kilogram. Sementara harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional per hari ini sebesar Rp 78.100 per kilogram. Angka ini naik 2,56 persen atau sebesar Rp 1.950 dibandingkan sehari sebelumnya. TEMPO/Tony Hartawan
Perbesar
Aktivitas penjualan cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin, 13 November 2023. Melansir dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional dari Bank Indonesia, data mencatat harga semua jenis cabai yang kian melonjak. Sementara di DKI Jakarta, harga cabai rawit merah sebesar Rp 97.500 per kilogram. Sementara harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional per hari ini sebesar Rp 78.100 per kilogram. Angka ini naik 2,56 persen atau sebesar Rp 1.950 dibandingkan sehari sebelumnya. TEMPO/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat inflasi pada November 2023 sebesar 0,38 persen secara bulanan atau month-to-month. Apa saja faktor pendorongnya?

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, mengatakan juga terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK). IHK pada Oktober tahun ini tercatat 115,64, dan berubah menjadi 116,08 pada November 2003.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Sementara secara year-on-year (tahunan), terjadi inflasi sebesar 2,86 persen dan secara tahun kalender (year-to-date) terjadi inflasi sebesar 2,19 persen," kata Edy dalam konferensi pers yang dipantau secara virtual pada Jumat, 1 Desember 2023.

Edy menuturkan dalam grafik terlihat tingkat inflasi November 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun lalu. Adapun kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar pada November 2023 adalah makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,23 persen dengan andil inflasi sebesar 0,32 persen. 

"Dengan komoditas penyumbang utama inflasi adalah cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,16 persen, cabai rawit  sebesar 0,08 persen, bawang merah sebesar 0,03 persen, beras sebesar 0,02 persen, serta gula pasir dan telur ayam ras masing-masing sebesar 0,01 persen," ucap Edy.

Adapun komoditas lain yang memberikan andil yang cukup signifikan terhadap inflasi secara month-to-month, di antaranya tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,04 persen, emas perhiasan sebesar 0,03 persen, dan tarif air minum sebesar 0,01 persen.

AMELIA RAHIMA SARI 

Amelia Rahima Sari

Alumnus Antropologi Universitas Airlangga ini mengawali karire jurnalistik di Tempo sejak 2021 lewat program magang plus selama setahun. Amel, begitu ia disapa, kembali ke Tempo pada 2023 sebagai reporter. Pernah meliput isu ekonomi bisnis, politik, dan kini tengah menjadi awak redaksi hukum kriminal. Ia menjadi juara 1 lomba menulis artikel antropologi Universitas Udayana pada 2020. Artikel yang menjuarai ajang tersebut lalu terbit di buku "Rekam Jejak Budaya Rempah di Nusantara".

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus